D E M A K, Rabu 21 September 2022 Pukul 08.00 Wib.
Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2PA) Kabupaten Demak Bersinergi bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan ,Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Prov. Jawa Tengah yang dihadiri oleh Subkoor Kualitas Hidup Perempuan (Melati Diah Pamungkas, SE, MM). Melaksanakan kegiatan Dalam Rangka Pelatihan Peningkatan Produktivitas Ekonomi Perempuan (PPEP) di Desa Kebonbatur. Tindak lanjut Kegiatan Tahap dua yaitu Kegiatan Pemasaran, Marketing dan Strategi Packaging Produk yang sebelumnya di tahap pertama membuat olahan makanan dari bahan baku Jantung Pisang (Abon Jantung Pisang). Bertempat di Balai Desa Kebonbatur dengan 20 orang peserta perempuan sesuai kriteria yang masuk dalam DTKS Kab. Demak. Kegiatan di hadiri secara langsung oleh Kepala DINSOS P2PA Kab. Demak (Drs. Eko Pringgolaksito, M.Si)
beliau membuka acara sekaligus memberikan arahan bagi peserta beliau menyampaikan Berwirausaha kemampuan dlm hal menciptakan kegiatan usaha; Kemampuan menciptakan memerlukan adanya kreativitas dan inovasi yg terus menerus untuk menemukan sesuatu yg berbeda dari yg sudah ada sebelumnya.Kreativitas dan inovasi tsb pada akhirnya mampu memberikan kontribusi bagi masyarakat banyak. Seorang wirausahawan harus memiliki kemampuan yg kreatif dan inovatif dlm menemukan dan menciptakan berbagai ide. Setiap pikiran dan langkah wirausahawan adalah Bisnis.
D E M A K, Minggu 11 September 2022 Pukul 08.00 Wib.
Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2PA) Kabupaten Demak Bersinergi bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan ,Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Prov. Jawa Tengah. Melaksanakan kegiatan Dalam Rangka Pelatihan Peningkatan Produktivitas Ekonomi Perempuan (PPEP) di Desa Bogosari. Tindak lanjut Kegiatan Tahap dua yaitu Kegiatan Pemasaran, Marketing dan Strategi Packaging Produk yang sebelumnya di tahap pertama membuat olahan makanan dari bahan baku bebek. Bertempat di Balai Desa Bogosari dengan 20 orang peserta perempuan sesuai kriteria yang masuk dalam DTKS Kab. Demak.
Kegiatan di hadiri secara langsung oleh Kepala DINSOS P2PA Kab. Demak (Drs. Eko Pringgolaksito, M.Si) beliau membuka acara sekaligus memberikan arahan bagi peserta beliau menyampaikan Perempuan yang berdaya secara ekonomi juga akan turut serta meningkatkan kesejahteraan keluarganya. Ia bisa memberikan nutrisi dan pendidikan yang layak bagi anak-anaknya. Kesejahteraan juga meminimalisir potensi kekerasan, praktek-praktek eksploitasi anak untuk membantu perekonomian. Agar para perempuan dapat memulai, mempertahankan, dan mengembangkan usahanya secara berkelanjutan, maka perlu dipastikan tersedianya akses dan pengetahuan dalam faktor-faktor penunjang pemberdayaan ekonomi. Kegiatan dihadiri pula Plt. Kabid P2PA (Maftukhah Kurniawati, SH.MH) serta Narasumber/Pemateri dari DPRD Prov. Jawa Tengah : (Komisi A : H. Setiadi Budi Wibowo, S.Ag), (Komisi C : H.M. Nur Khabsyin, SPd. MH), (Komisi C : Denny Nurcahyanto, SE) dan (Komisi E : H. Mawahib)
Kegiatan Praktik Secara Langsung Pemasaran Dan Pembuatan Kemasan Produk
Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana tidak semata merupakan tanggung jawab Pemerintah tetapi warga masyarakat juga harus mampu berperan aktif dalam penanggulangan bencana. Warga masyarakat di daerah rawan Bencana harus mulai membiasakan diri untuk melaksanakan kegiatan yang mampu mengurangi resiko bencana, baik dengan memelihara lingkungan, melatih diri dalam deteksi bencana dan melatih kemampuan jika terjadi bencana.
Dengan dibentuknya Kampung Siaga Bencana diharapkan dapat memberikan perlindungan kepada masyarakat dari resiko dan ancaman bencana dengan cara menyelenggarakan kegiatan penanggulangan berbasis masyarakat melalui pemanfaatan sumber daya alam dan manusia yang ada pada lingkungan masyarakat setempat.
Pembentukan Kampung Siaga Bencana itu mempunyai tujuan :
Memberikan pemahaman dan kesadaran masyarakat tentang bahaya dan resiko bencana
Membentuk jejaring masyarakat siaga bencana berbasis masyarakat di Kabupaten Demak
Mengorganisir potensi masyarakat terlatih dalam penanggulangan bencana
Memberikan kepastian bahwa penanggulangan bencana berbasis masyarakat berjalan berkesinambungan mulai dari sebelum, pada saat dan setelah bencana
Memperkuat solidaritas inter dan anggota masyarakat.
Mengoptimalkan potensi dan sumber daya masyarakat dalam penanggulangan bencana.
Pembentukan Kampung Siaga Bencana dilakukan selama 3 (tiga) hari dari tanggal 31 Agustus sampai dengan 2 September 2022 dengan kegiatan meliputi :
Hari pertama dengan kegiatan Sosialisasi/penyuluhan pengurangan resiko bencana yang diikuti oleh tokoh masyarakat, pemuda, pengurus PKK, Karang Taruna dan masyarakat/penggiat penanggulangan bencana, yang dilanjutkan dengan pembentukan pengurus Kampung Siaga Bencana Desa Tlogorejo Kecamatan Karangawen
Hari kedua melakukan Pelatihan Pengurus inti sejumlah 60 (enam puluh) orang disesuaikan dengan seksi dan divisi KSB
Hari ketiga yaitu simulasi adalah mengenalkan Pengurus Kampung Siaga Bencana dengan model apabila terjadi bencana dan potensi yang mengancam Desa Tlogorejo.
Pengukuhan dan Pembentukan Kampung Siaga Bencana Desa Tlogorejo Kecamatan Karangawen di hadiri Bupati Demak yang diwakili Pj Sekretaris Daerah Drs Eko Pringgolaksito,M.Si yang sekaligus sebagai Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Demak, Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah Drs Sarjimo,M.Si, Plt Camat dan Forkopincam Kecamatan Karangawen, Plt. Kepala BPBD Kabupaten Demak, Ketua Baznas Kabupaten Demak.
Hal paling mendasar dari pembentukan Kampung Siaga Bencana adalah masyarakat dituntut aktif dan selalu berlatih sesuai Seksi atau Divisi dalam pengurus Kampung Siaga Bencana, untuk itu setelah berakhirnya acara telah diserahkan kebutuhan sarana prasarana dan logistik apabila terjadi bencana yang disebut dengan Lumbung Sosial senilai Rp. 191.134.464,- (seratus sembilan puluh satu juta seratus tiga puluh empat ribu empat ratus enam puluh empat rupiah) oleh Bupati Demak yang diwakili Pj Sekretaris Daerah Drs. Eko Pringgolaksito,M.Si sekaligus mengukuhkan pengurus Kampung Siaga Bencana.
Karanganyar, Pencairan Bantuan Langsung Tunai Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (BLT DBHCHT) Kabupaten Demak untuk Tahap 1 oleh Tim Bank Jateng Cabang Demak dengan Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial pada Dinas sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabuapaten Demak yang dilaksanakan selama 2 hari tanggal 5-6 September 2022, bertempat di Balai Desa Kedungwaru Kidul Kecamatan Karanganyar Kabupaten Demak, dengan jumlah KPM sebanyak 707 penerima manfaat Buruh Pabrik Rokok, setiap KPM mendapatkan Rp. 600.000,- untuk bulan Juni dan Juli Tahun 2022, sedangkan Anggaran BLT DBHCHT Kabupaten Demak untuk sebanyak 6.775 KPM, dan Anggaran BLT DBHCHT Provinsi Jawa Tengah untuk KPM Kabupaten Demak Tahap 2 sebanyak 9.180 KPM.
Bonang, Selasa, 6 September 2022. Pendamping Ana Zulfaturrohmawati melakukan pertemuan kelompok di Rumah Bapak Sanuwan yang beralamatkan di Dukuh Gebang Wetan RT.03/RW.04 Desa Gebang Kecamatan Bonang, KPM antusias mengikuti pertemuan dan semangat dalam berdiskusi membahas hak dan kewajiban penerima bansos PKH.
Di dalam rumah, siapakah yang mempunyai banyak waktu untuk anak-anak? Siapakah yang lebih mempunyai pengaruh terhadap anak-anak? Siapakah yang lebih dekat kepada anak-anak? Tidak lain adalah ibu-ibu tersebut. Seorang ibu merupakan seseorang yang senantiasa diharapkan kehadirannya bagi anak-anaknya. Seorang ibu dapat menjadikan anak-anaknya menjadi orang yang baik sebagaimana seorang ibu bisa menjadikan anaknya menjadi orang yang jahat. Baik buruknya seorang anak, dapat dipengaruhi oleh baik atau tidaknya seorang ibu yang menjadi panutan anak-anaknya. Disinilah letak peranan Perempuan sebagai ibu, cukup berat menuntut rasa tanggung jawab yang tidak ringan. Berhasil tidaknya generasi yang ideal ada di tangan kaum Perempuan. Tidaklah berlebihan apabila Rasulullah Shallallaahu ‘Alaihi Wasallam memberi penghargaan terhadap kaum ibu, sebagaimana dalam Hadits Riwayat Imam Ahmad, bahwa Rasulullah bersabda: “Surga itu berada di bawah telapak kaki para ibu.
Bonang, Senin, 05 September 2022. Pendamping Sosial PKH Kecamatan Bonang, Fatriya Bima, melakukan kegiatan Pertemuan Kelompok P2K2/FDS di rumah KPM Ibu Nafisaturrofiqoh, yang beralamat di Dukuh Gandong RT.01-03 RW.02 Desa Purworejo Kecamatan Bonang. Pendamping menyampaikan perihal pencairan tahap 3 dan memberikan materi perihal Peran penting seorang ibu di dalam sebuah keluarga. Seorang ibu merupakan guru bagi anaknya, Tugas kaum ibu, sungguh suatu tugas yang tidak ringan. Allah SWT telah menentukan kodrat wanita yang berat itu, namun kadangkala kaum Adam kurang mau memahami. Secara fisik dan rohani memang wanita dipersiapkan memiliki kesanggupan. Wanita sebagai ibu adalah pendidik paling utama bagi manusia. Kaum ibu yang ideal tidak sekedar dapat mengandung, namun seorang ibu harus berkualitas. Anak-anak mereka tidak cukup dijamin kebutuhan jasmaninya, namun rohaninya juga lebih penting. Pendamping juga memberikan motivasi ke KPM untuk selalu menjadi Saudara/tetangga yang baik dan bisa bermanfaat untuk orang lain.
BIDANG PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK.
Subkoor KHPK Ratih Damayanti, SH bersama Staf Ferryanto D.K melaksanakan kegiatan kunjungan Dalam rangka Koordinasi Pelaksanaan Kegiatan Peningkatan Produktivitas Ekonomi Perempuan (PPEP) di Desa Bogosari. Kegiatan yang akan dilaksanakan pada hari Minggu di Balai Desa Bogosari, dengan peserta kelompok perempuan rentan desa, bekerjasama dengan DP3AP2KB dan DPRD Prov. Jawa Tengah. Agenda kegiatan bagaimana cara teknik pemasaran dan pengemasan produk. Dengan produk yang dihasilkan dari Desa adalah olahan Bebek.
Tujuan dari kegiatan tersebut adalah Diharapkan kiprah perempuan dalam industri rumahan di berbagai bidang usaha, dapat mengurangi angka pengangguran hingga berdampak pada menurunnya angka kemiskinan serta dapat memperluas lapangan pekerjaan . Oleh karena itu, pelaksanaan kebijakan PPEP sebagai upaya pengentasan kemiskinan
PUSAT PELAYANAN TERPADU HARAPAN BARU DINSOS P2PA KABUPATEN DEMAK.
Memenuhi laporan dari Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Sragen. Terkait salah satu kasus Kekerasan terhadap anak yang dilakukan oleh enam orang anak yang salah satunya berdomisili di Kab. Demak di salah satu Desa di Kecamatan Karangawen. Sehingga dari Dinas DPPKBP3A Sragen serta PPA Polres Kab. Sragen agenda hari itu adalah Pelaksanaan Diversi yang dilakukan oleh PPA Polres Sragen bersama orang tua yang bersangkutan untuk mencari titik temu penyelesaian secara kekeluargaan.
Karangawen, Senin, 29 Agustus 2022. Pencairan Bantuan Langsung Tunai Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (BLT DBHCHT) Provinsi Jawa Tengah untuk Tahap 2 oleh Tim Kantor Pos Cabang Semaranbg dengan TKSK Kecamatan Karangawen bertempat di GOR Desa Sidorejo Kecamatan Karangawen Kabupaten Demak, dengan jumlah KPM sebanyak 570 penerima manfaat, setiap KPM mendapatkan Rp. 600.000,- untuk bulan Agustus dan September Tahun 2022, sedangkan Anggaran BLT DBHCHT Kabupaten Demak untuk sebanyak 6.775 KPM, dan Anggaran BLT DBHCHT Provinsi Jawa Tengah untuk KPM Kabupaten Demak Tahap 2 sebanyak 9.180 KPM.
Karangawen, Senin, 29 Agustus 2022. Pencairan Bantuan Langsung Tunai Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (BLT DBHCHT) Provinsi Jawa Tengah untuk Tahap 2 oleh Tim Kantor Pos Cabang Semarang dengan TKSK Kecamatan Karangawen bertempat di Balai Desa Teluk Kecamatan Karangawen Kabupaten Demak, dengan jumlah KPM sebanyak 754 penerima manfaat, setiap KPM mendapatkan Rp. 600.000,- untuk bulan Agustus dan September Tahun 2022, sedangkan Anggaran BLT DBHCHT Kabupaten Demak untuk sebanyak 6.775 KPM, dan Anggaran BLT DBHCHT Provinsi Jawa Tengah untuk KPM Kabupaten Demak Tahap 2 sebanyak 9.180 KPM. Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial pada Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Demak (TITIK BUDIYANTI,SH,MH) melaksanakan monitoring pencairan BLT DBHCHT tersebut.