RAKOR PPT DRAFT PERBUP MENGENAI STRATEGI PENCEGAHAN PERKAWINAN ANAK

  

D E M A K,   KAMIS 4 AGUSTUS 2022 PUKUL 13.00 WIB.

BIDANG PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK KABUPATEN DEMAK.

Pelaksanaan kegiatan Rapat Koordinasi Draft Perbup Mengenai Strategi Pencegahan Perkawinan Anak . Bertempat di ruang Rapat Wakil Bupati Demak dengan peserta OPD terkait serta Kemenag, KUA, Pengadilan Negeri dan Pengadilan Agama.  Dengan Pimpinan rapat Plt. Kabid P2PA (Maftukhah Kurniawati, SH.MH). Tujuan kegiatan adalah  mendengarkan saran, masukan serta pendapat dari masing-masing OPD serta Instansi Vertikal membahas draft Peraturan Bupati mengenai Strategi Pencegahan Perkawinan Anak.

PELATIHAN RELAWAN SAHABAT PEREMPUAN DAN ANAK (SAPA) DI DESA KEBONBATUR KECAMATAN MRANGGEN TAHUN 2022

D E M A K,  SENIN 8 AGUSTUS 2022 PUKUL 09.00 WIB.

BIDANG PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK KABUPATEN DEMAK.

Subkor KHPK ( Ratih Damayanti, SH) dan Subkor PPA (Ana Istiqomah, S.Psi, Psi) melaksanakan kegiatan Pelatihan Relawan SAPA sebagai tindak lanjut Desa Kebonbatur Sebagai Pilot Project Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak. Bertempat di Ruang Aula Balai Desa Kebonbatur Mranggen. Peserta yang di undang 25 peserta dari PKK, Peragkat Desa, BPD Desa, Kader Posyandu, Forum Anak Desa dan Karangtaruna. Dengan narasumber Subkor PPA (Ana Istiqomah, S.Psi, Psi).

Pelatihan  relawan SAPA ini merupakan pelatihan yang disasarkan kepada relawan dari Desa yang aktif mengumpulkan dan melakukan pendataan 10 indikator ketercapaian DRPPA sebagai upaya mengintegrasikan perpektif gender dan hak anak dalam tata kelola penyelenggaraan pemerintahan desa. Prinsip pengembangan Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak yakni, non diskriminasi, demokrasi, gotong royong, tidak ada toleransi terhadap segala bentuk kekerasan dan diskriminasi terhadap perempuan dan anak, penghargaan terhadap keberagaman dan kemajemukan, penghargaan terhadap pandangan perempuan dan anak, kepentingan bagi perempuan dan anak dan perlakuan khusus sementara (afirmatif). Ada 10 indikator keberhasilan DRPPA, di antaranya, adanya pengorganisasian perempuan dan anak. Tersedianya data desa yang memuat data pilah tentang perempuan dan anak. Tersedianya peraturan desa (perdes) tentang DRPPA. Tersedianya pembiayaan dan keuangan desa dan pendayagunaan aset desa. Persentase keterwakilan perempuan di pemerintah desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), lembaga kemasyarakat desa dan lembaga adat desa. Persentase perempuan wirausaha di desa. Semua anak mendapatkan pengasuhan yang baik yang berbasis hak anak. Tidak ada kekerasan terhadap perempuan dan anak (KTPA) dan korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO). Tidak ada Pekerja anak. Tidak ada yang menikah di bawah usia 19 tahun (tidak ada perkawinan anak). Melalui program ini, diharapkan memunculkan sumberdaya perempuan-perempuan yang berkualitas, memiliki daya saing, dapat memberikan inovasi-inovasi di dalam terselenggaranya pembangunan. Demikian juga dengan peran perempuan dan anak yang harus berintegrasi dalam setiap aspek tata kelola penyelenggaraan pemerintahan. Tidak melulu menjadi objek tapi terlibat juga dalam pembangunan dan pembinaan desa serta memberdayakan masyarakat untuk melindungi diri dan memperjuangan hak-haknya.

RAKOR DATA PILAH GENDER DAN ANAK TAHAP II TAHUN 2022

D E M A K, Selasa 26 Juli 2022 Pukul 13.00 Wib.

BIDANG PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK KABUPATEN DEMAK.

Pelaksanaan kegiatan Rapat Koordinasi Data Pilah Gender dan Anak Kabupaten Demak Tahun 2022.Subkor PPA (Ana Istiqomah, S.Psi, Psi) melaksanakan Kegiatan Rapat Koordinasi Data Pilah Gender dan Anak Dalam Rangka Penyusunan Buku Data Pilah Gender Tahap II Tahun 2022. Bertempat di Ruang Aula DINSOS P2PA Kab. Demak dengan peserta dari  OPD  terkait DINSOS P2PA, BKPP, DINDIKBUD, DINLUTKAN, KPU, POLRES, DINDAKOP UKM, DINPERTAN, Pengadilan Agama Demak, Pengadilan Negeri Demak, DINPARTA dan BPS. Dengan Pimpinan Rapat Plt. Kabid P2PA (Maftukhah Kurniawati, SH.MH) Dengan Narasumber BPS (Isgiantono). Tujuan Rakor adalah mengumpulkan data dukung yang dibutuhkan untuk merancang Buku Data Pilah Gender dan Anak dari masing-masing OPD terkait serta mendengarkan pendapat, saran maupun kesulitan yang dihadapi dari data yang diminta. Publikasi buku ini ini bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai kesenjangan gender dalam bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, politik, hukum serta masalah sosial dan dapat menjadi data dukung Penilaian KLA dan APE Kabupaten Demak.

FESTIVAL ANAK JAWA TENGAH DENGAN TEMA “JOGO KONCO, ANAK TERLINDUNGI, JAWA TENGAH TANGGUH DAN INDONESIA MAJU” TAHUN 2022

D E M A K, RABU 27 JULI 2022. PUKUL 08.00 WIB.

BIDANG PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK (P2PA).

Menindak lanjuti surat undangan Hybrid dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana Provinsi Jawa Tengah. Dalam rangka Festival Anak Jawa Tengah  Dengan Tema “Jogo Konco, Anak Terlindungi, Jawa Tengah Tangguh Dan Indonesia Maju” Tahun 2022 yang dilaksanakan di Kabupaten Banyumas Jawa Tengah.

Bertempat di Comand Center Kab. Demak diikuti  langsung secara Virtual oleh : Pj. Sekda sekaligus Kepala DINSOS P2PA Kab. Demak (Drs. Eko Pringgolaksito, M.Si), Ketua TP PKK Kab. Demak (Ibu Sri Darwati, SE), BAPPEDA LITBANG (Ali Akhmadi), Plt. Kabid P2PA (Maftukhah Kurniawati, SH.MH), Perwakilan DINDIKBUD Kab. Demak, Pengurus Forum Anak Demak dan Perwakilan Forum Genre Kab. Demak. Di acara Festival Anak Jawa Tengah  tersebut dihadiri  langsung oleh  Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia Ibu Bintang Puspayoga dan Gubernur Jawa Tengah Bapak Ganjar Pranowo serta Kepala Perlindungan Anak UNICEF Indonesia Milen Kidane.

Peringatakan HAN di Jawa Tengah ini diharapkan dapat memotivasi anak-anak dan orang dewasa setelah situasi pandemi, agar dapat harus terus berkomitmen untuk tetap mendorong pemenuhan hak dan perlindungan anak-anak di Jawa Tengah. Pada momentum HAN ini, Menteri PPPA mengajak masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang lebih suportif dan ramah bagi anak Indonesia, serta penggunaan internet yang positif untuk mengurangi kekerasan, eksploitasi, dan pelecehan seksual secara daring. Menurutnya, anak adalah generasi penerus bangsa yang perlu kita lindungi dari bahaya, termasuk bahaya yang mengancam di internet.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Perlindungan Anak UNICEF Indonesia, Milen Kidane mengatakan bahwa kekerasan, ekploitasi, dan perlakuan salah tidak terbatas dalam bentuk konvensional yang dialami anak-anak secara langsung, namun seiring dengan kemajuan digital yang pesat, begitupula ekploitasi kekerasan di ranah daring. Internet memberikan peluang untuk anak-anak dan remaja tanpa batas untuk mengakses informasi, budaya, komunikasi dan hiburan yang dapat meningkatkan kreatifitas dan memperluas wawasan mereka, tetapi juga peluang ini diikut pemerintah perlu memahami ancaman ekploitasi. hari ini dimulainya upaya tiga tahun kedepan UNICEF dan mitra dengan membuat lingkungan daring lebih aman bagi semua anak.

Acara dilanjutkan dengan pengukuhan Bunda Forum Anak secara serentak oleh Menteri PPPA Bagi 35 Kabupaten/Kota di Jawa Tengah. Untuk Kabupaten Demak dikukuhkan sebagai Bunda Forum Anak Demak adalah Ketua TP PKK Kab. Demak (Ibu Sri Darwati, SE). Dengan dikukuhkannya Bunda Forum Anak baik Pemerintah maupun Stakeholder dapat bekerjasama untuk terus mendukung dan memfasilitasi Forum Anak sebagai wadah partisipasi anak di Kab. Demak.  Setelah dilakukan Pengukuhan acara dilanjutkan dengan Launching Jogo Konco dan Safety Online oleh Bapak Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo beliau berharap keberadaan aplikasi tersebut dapat mendorong anak-anak untuk makin peduli dan menjaga antarteman. Hal itu sekaligus implementasi dari peran anak sebagai pelopor dan pelapor dalam upaya saling melindungi. Ganjar berharap dengan adanya Jogo Konco tidak hanya mendorong keberanian anak untuk melaporkan tindak kejahatan anak-anak. Lebih dari itu, Jogo Konco disebutkan bisa mengurangi potensi perundungan (bullying) anak di lingkungan sosial maupun dunia maya.

KPM PKH Mengerti Stunting Melalui FDS/P2K2

Jumat, 29 Juli 2022  Pendamping sosial Kecamatan Karangawen Nur Istiya Mazidah melakukan kegiatan FDS/P2K2 di rumah Ibu Sukoningsih Rt.01/Rw.05 Desa Sidorejo Kecamatan Karangawen dimulai dari jam 09.00-11.00. Materi FDS/P2K2 yang disampaikan pendamping ke KPM adalah Pencegahan dan Penanganan Stunting. Dimulai dari pengertian, penyebab, dampak hingga pencegahan dan penanganan stunting. Kegiatan FDS/P2K2 tersebut berjalan dengan lancar dan KPM PKH berkomitmen untuk siap mencegah stunting.

Stunting sering terjadi pada periode 1000 Hari Pertama Kehidupan (1000 HPK). Periode emas pertumbuhan dan perkembangan sejak pembentukan janin dalam kandungan ibu hingga bayi berusia 2 tahun. Anak dikategorikan mengalami stunting apabila tinggi badannya berada di bawah minus dua standar deviasi panjang atau tinggi anak seumurannya. Stunting berdampak pada kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), yang pada akhirnya akan menurunkan produktifitas SDM dan bonus demografi tidak termanfaatkan dengan baik. Oleh karena itu pencegahan dan penanganan stunting menjadi salah satu prioritas pembangunan nasional.

Program Keluarga Harapan (PKH) secara aktif membangun komunikasi, pemberian informasi dan edukasi melalui kegiatan Family Development Session (FDS) dan merupakan bagian dari tugas pendamping yang dilakukan Pendamping Sosial PKH. Materi yang diberikan pada FDS adalah berbagai bidang dan salah satunya adalah kesehatan dan gizi yang meliputi materi Pencegahan dan Penanganan Stunting.  Tujuan FDS adalah untuk membentuk perubahan perilaku dan konsep diri KPM sebagai orang tua, bagaimana orang tua mengetahui kemampuannya dalam mengatasi masalah dan mampu menyusun strategi untuk memulai perubahan yang direncanakan. Dengan memahami konsep diri, KPM diharapkan mampu mengoptimalkan potensi yang ada di dalam diri, keluarga dan lingkungan untuk berperan aktif dalan pencegahan dan penangan stunting.

#pkh #fds/P2K2 #stunting #pkhdemak #pkhjateng #demak #jateng #KemensosHADIR #sdmpkh #sdmpkhsip

Verval Penanggulangan Kemiskinan Ekstrim Desa Kuncir Kecamatan Wonosalam

Jumat, 29 Juli 2022  Pendamping sosial PKH Kecamatan Wonosalam Nur Handayati, Melakukan Verifikasi dan Validasi Penanggulangan Kemiskinan Ekstrim atas nama Bapak Marsudi Rt. 05 / Rw. 01 Desa Kuncir Kecamatan Wonosalam, untuk mengetahui keberadaan Rumah sudah Layak Huni, yang memiliki jamban, listrik, air dan mendapatkan bantuan (PKH, BST, Sembako, KIS, KIP dll) Kemiskinan ekstrem adalah kondisi dimana kesejahteraan masyarakat berada di bawah garis kemiskinan ekstrem Jika dilihat kharakteristik penduduk miskin ekstrem menurut jenis pekerjaan, Badan Pusat Statistik mencatat lebih dari lima puluh persen penduduk miskin ekstrim bekerja di sektor pertanian dimana mereka adalah pekerja keluarga dan berusaha dibantu buruh tidak tetap atau tidak dibayar. Artinya penduduk yang miskin ekstrem sebagian besar pendapatannya berasal dari usaha pertanian.

Koordinasi Verifikasi dan Validasi Penanggulangan Kemiskinan Ekstrim Desa Jatirejo Kecamatan Karanganyar

Selasa, 26 Juli 2022 pendamping sosial PKH Kecamatan Karanganyar Mukhlishoh dan Rizal Setya Bangun, melakukan koordinasi dengan Pemerintah desa Jatirejo Kecamatan Karanganyar yang bertempat di Kantor Desa Jatirejo Kecamatan Karanganyar dalam hal ini langsung dengan orang kedua yang ada di desa (Carik). Dalam koordinasi tersebut pendamping menyampaikan terkait akan melaksanakan tugas dari Dinas Sosial Verval PKE (penanggulangan Kemiskinan Ekstrim) sejumlah 30 KPM yang terdiri dari KPM PKH juga Non PKH serta pendamping memohon ijin akan melakukan verval ke rumah warga yang tercatat dalam data dan didampingi dengan ketua kelompok. Dalam verval yang akan lakukan adalah menanyakan seputar keberadaan rumah yang memiliki jamban, listrik, air serta instrumen lain serta diakhiri dengan foto dari KPM juga bersama dengan pendamping.

#verval PKE luar biasa

Indek Pembangunan Manusia Pada Bimbingan Teknis Kelompok Usaha Bersama (KUBE)

Bimbingan Teknis Kelompok Usaha Bersama (KUBE) hari kedua pada Hari Rabu, 27 Juli 2022 bertempat di Aula Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan perlindungan Anak Kabupaten Demak yang dihadiri oleh Ketua KUBE, Sekretaris KUBE, Bendahara KUBE dan Pendamping KUBE dari masing-masing KUBE yang berjumlah 13 KUBE. Acara ini dihadiri juga oleh Bapak Marwan, S.Pd.I dan Ulin Nuha S.Pd selaku narasumber dari Komisi D DPRD Kabupaten Demak. Lalu dilanjutkan dengan simulasi pengisian buku agenda kegiatan KUBE yang diisi oleh Sub Koor Jaminan Sosial Bapak Untung Waluyono, SH.

Dalam Kesempatan ini Bapak Marwan, S.Pd.I dan Ulin Nuha S.Pd dari Komisi D DPRD Kabupaten Demak, menyampaikan Indek Pembangunan Manusia yang menjadi konsentrasi dari Komisi D ini ada 3 hal yaitu 1. Akses Derajat Kesehatan; 2 Akses Derajat Pendidikan dan 3. Meningkatkan Pendapatan dan Kesejahteran masyarakat.

PENERIMAAN DAN PENYERAHAN PM ANAK PUNK KE UPTD RUMPELSOS

Selasa, 26 Juli 2022

Penerimaan dan penyerahan PM 2 (dua) Anak punk ke UPTD Rumpelsos.
penyerahan di saksikan oleh :

  1. Babinsa (Bp. Isroni dan Bp. Haryono)

2. Babinkamtibmas (Bp. Imam Setiawan dan Bp. Zuhri)

Informasi PM berasal dari Desa Bakalrejo Guntur dan Desa Donorejo Kr tengah, telah menggangu kenyamanan warga Kenep Mangunjiwan dan tanpa ijin. dari keterangan yang didapatkan PM telah meminum minuman keras pada malam hari sebelum digrebeg oleh warga dan petugas aparatur setempat. dari pandangan warga bahwa sangat sering sekali terdapati pemuda yang menginap tanpa ijin di rumah kontrakan sehingga sangat mengganggu kenyamanan warga setempat dan menimbilkan persepsi yang buruk. PM dirujuk ke UPTD Rumpelsos untuk kemudian mendapatkan bimbingan intensif agar mempunyai kemampuan regulasi diri yang lebih tinggi dan kemudian dapat menerapkanya kedalam kehidupan sehari-hari.

Petugas yang turut menerima dalam serah terima PM adalah Aniek Shaubichati,SH. selaku Kepala UPTD Rumpelsos Kabupaten Demak, Maskuron,S.pd. dan Parno selaku Pegawai di Rumah Pelayanan Sosial Kabupaten Demak.

PENERIMAANDAN PENYERAHAN PM ORANG DENGAN GANGGUAN JIWA DARI PUSKESMAS BONANG 1 KE UPTD RUMPELSOS

Selasa, 26 Juli 2022

Penerimaan dan penyerahan PM Orang dengan gangguan jiwa dari Puskesmas Bonang I ke UPTD Rumpelsos, penyerahan di wakili oleh Ibu Ina Widi R (selaku Programer Kesehatan jiwa) informasi PM atas nama Ahmad Zami (purworejo Bonang) adalah pasien dari RSJ Aminogondohutomo Semarang yang memerlukan pelayanan Rehabilitasi Lanjutan.

PM Terindikasi mengalami gangguan Psikologis dikarenakan sering mengonsumsi obat-obatan yang terlarang sehingga sering mengamuk secara tiba-tiba dan sangat diperlukan treathment secara psikologis

Petugas yang turut menerima adalah Aniek Shaubichati,SH. selaku Kepala UPTD Rumpelsos Kabupaten Demak dan Very Pandhu Aditya Nugroho Nur,s.Sos. selaku Peksos di UPTD Rumpelsos Kabupaten Demak.