Seorang Pria PM (Penerima Manfaat) ODGJ (Orang Dalam Gangguan Jiwa) yang tidak diketahui identitasnya diduda telah menjadi korban tabrak lari di Jalan Raya Karang Tengah. Pria tersebut ditemukan oleh Polsek Karangtengah dengan keadaan luka-luka di bagian kaki dan belakang kepala. Selanjutnya Pria tersebut dirujuk ke Rumah Sakit Sunan Kalijaga Kabupaten Demak untuk diberikan perawatan medis. Setelah diberikan perawatan, kemudian pihak Rumah Sakit Sunan Kalijaga Kabupaten Demak melakukan kerjasama dengan UPTD Rumpelsos untuk memberikan pelayanan lebih lanjut kepada PM ODGJ.
Bapak Suharto seorang paruh baya asal Desa Kuncir RT 04/RW 02, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Demak mengalami trauma berat akibat keretakan dalam rumah tangga nya hingga menyebabkan gangguan mental. Pada Awalnya Bapak Suharto menjalani rumah tangga pertama di tahun 1995. Namun rumah tangga nya ternyata tidak semulus yang diharapkan. Bapak Surharto mulai merasa putus asa dan kehilangan kebermaknaan hidup yang berdampak pada kesehatan mentalnya. Bapak Suharto mulai sering berbicara sendiri, senyum-senyum sendiri, dan berhalusinasi. Dari adanya informasi yang diterima, akhirnya dari pihak Desa dan Puskesmas melakukan proses penyerahan kepada UPTD Rumpelsos Kabupaten Demak yang kemudian ditindak lanjuti serta diberikan pembinaan.
PM PGOT atas nama DAYAT dan DARTIK adalah pasangan yang status belum resmi ,tetapi dia sering berkelana mencari nafkah dengan menggunakan Badut yang sering mangkal di mana ada keramaian yang sekiranya menguntungkan PM PGOT atas nama
1 .Dayat ( Ds.Dongos Rt 04 Rw 01 Bekasi ) 2 . Darti ( Ds. Karangsari Rt 03 Rw 03 Pati ) 3 . Nur eko ( Ds. Pilangrejo Rt 04 Rw 06 Wonosalam ) kembali ke keluarganya (reunifikasi).
Penyerahan PM dihadiri oleh pihak keluarga dan perangkat desa setempat Selama di Rumpelsos PM mendapatkan pelayanan kesejahteraan sosial serta bimbingan :
Perawatan dan pengasuhan
Bimbingan spiritual
Permakanan
Sandang
Perbekalan kesehatan sebelumnya kami sudah melakukan komunikasi dan koordinasi dengan :
BIDANG PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK KAB. DEMAK
D E M A K Senin 19 Juni 2023 Pukul 08.30 Wib.
Menghadiri Lounching Kampung KB dan Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak Desa Weding Bonang. Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen didampingi Bupati Demak Eisti’anah Melaunching Kampung Keluarga Berkualitas Ramah Perempuan dan Peduli Anak di Desa Weding Kecamatan Bonang, Senin (19/06/23). Launching ditandai dengan pemukulan gong oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah.
Dalam kesempatan tersebut Wagub Jateng meninjau pos pelayanan kesehatan gratis bagi lansia dan anak. dilanjutkan dengan peninjauan pameran UMKM yang menawarkan beragam produk home industri. Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen dalam pengarahannya menyampaikan, bahwa angka penurunan stunting di Desa Weding relatif tinggi. Dirinya juga mengapresiasi adanya aplikasi Cengkraman Mata Elang (CME). Di Desa Weding penurunan stunting sangat maksimal dan setelah ke Demak beberapa kali, baru tahun ini penurunan stunting relatif tinggi. Hal ini juga berkat program Kepala Puskesmas Bonang 2 atas program CME.
Bapak Wagub juga menjelaskan, Kampung Keluarga Berkualitas Ramah Perempuan dan Peduli Anak merupakan program prioritas nasional, sebagai upaya pemberdayaan dan penguatan keluarga di tingkat desa maupun kelurahan. Sehingga di harapkan mampu mempercepat penanganan terkait persoalan stunting, perundungan hingga kemiskinan ekstrim.
Bupati Demak dalam sambutannya menyampaikan, pada tahun 2023 tepatnya di bulan Mei, di Kabupaten Demak telah terbentuk Kampung Keluarga Berkualitas di 6 (enam) kelurahan dan 243 desa. Terbentuknya Kampung Keluarga Berkualitas ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Demak dalam upaya meningkatkan kualitas hidup perempuan dan anak serta keluarga.
Bahwa untuk mencapai hasil yang optimal, Pemerintah Kab. Demak tidak bisa bekerja sendiri. Dibutuhkan dukungan dan bantuan dari semua pihak. Dengan rawuhnya Bapak Wakil Gubernur dapat memberikan wejangan, arahan bagi kami semua untuk memajukan Kampung Keluarga Berkualitas Ramah Perempuan dan Peduli Anak di Kabupaten Demak, peningkatan advokasi, komunikasi informasi dan edukasi (KIE) sekaligus melakukan launching Kampung Keluarga Berkualitas Ramah Perempuan dan Peduli Anak di Kabupaten Demak.
Pada kesempatan tersebut diserahkan pula bantuan berupa 100 paket bantuan beras bagi masyarakat, 60 paket bantuan olahan pangan ikan bagi ibu hamil dan anak resiko stunting, 50 paket bantuan recreation kit, serta 40 paket bantuan BPJS Ketenagakerjaan.
Penerimaan dan penyerahan PM PGOT dari TKSK Gajah dan perangkat desa Banjarsari ke UPTD Rumpelsos,setelah di identifikas PM tersebut atas nama : HAMBALI dengan alamat desa jeketro Rt 03 Rw 03 Kec. Gubug,PM tersebut sudah lama berjalan dan berkelana dengan membawa Al qur’an dan tasbih , besar kemungkinan dia gak kuat untuk mengamalkan ilmunya sehingga membuat dia depresi dan berjalan serta mengglandang dengan membaca Al qur’an yang sering di kumandangkan di jalan2 dan dia selalu membaw Qur’anya di mana dia pergi.
Berawal dari ajakan teman yang di janjikan untuk bisa bekerja di jawa, di kemudian hari an. Halim sudah ber upaya untuk mencari perbakalan selama dalam rejalanan hingga transportasi yang sudah di kumpul kan beberapa hari sebelum pemberangkatan ke jawa,transakasi selanjut nya berangkatlah dia naik kapal bersama temanya dari desa Lalolang Kec.Taneta Rilau Kab.Barru Sulawesi Selatan pada hari senin 12 juni 2023 ,tibalah di belabuhan jawa pada hari rabu,untuk melabui korban temenya bilang (tunggu di sini ya aku mau nemui temen ku sebentar ) setelah beberapa jam di tunggu temenya gak ujung datang2 dan ahirnya an Halim bingung gimana ini,dia jalan tak tentu arah ke mudian lapor ke Polsek Demak dan di sarankan ke Dinas sosial kab. Demak dari bidang Rehabsos ke UPTD Rumpelsos dan di terima baek oleh bu Aniek shaubichati S.H sebagai kepala UPTD Rumpelsos.
BIDANG PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK.
Pembentukan Asosiasi Perusahaan Sahabat Anak Indonesia (APSAI) dibuka secara resmi oleh Bupati Demak dr. Hj. Eistianah, S.Edidampingi Pj. Sekda Kab. Demak, dan Kepala DINSOS P2PA Kab. Demak Drs. Eko Pringgolaksito, M.Si. Turut hadir dalam acara tersebut diatas, Para Perwakilan OPD terkait serta Perusahaan yang berada di Kab. Demak. Acara di buka serta pemberian arahan oleh Bupati Demak beliau menyampaikan ucapan terimakasih kepada pihak perusahaan yang telah hadir memenuhi undangan karena adanya acara ini maka diharapkan pemenuhan dan kepedulian terhadap anak semakin baik sebab anak merupakan generasi dimasa depan yang perlu dibina dengan baik, atas nama pemerintah daerah sekali lagi mengucapkan terimakasih kepada pihak perusahaan yang hadir oleh sebab itu kami berharap kepada pihak perusahaan agar mau saling bersinergi untuk bekerja sama dan menciptakan kepedulian terhadap anak.
Tujuan diadakannya Pembentukan Asosiasi Perusahaan Sahabat Anak Indonesia (APSAI) di Kabupaten Demak adalah wadah sinergi dan percepatan upaya perlindungan anak terutama untuk memastikan peran serta sektor swasta Perusahaan di Kabupaten Demak. diharapkan APSAI akan didukung oleh perusahaan yang nantinya akan berkolaborasi dan dipimpin oleh perwakilan perusahaan yang hadir pada hari ini,. Semoga dengan adanya sinergitas perusahaan atau dalam hal ini para pengusaha diharapkan kedepannya pemenuhan hak anak akan berjalan dengan lebih baik. APSAI berfungsi sebagai wadah utama komunikasi bagi perusahaan yang perduli kepada anak- anak di Kabupaten Demak untuk bersama memecahkan masalah yang dihadapi, ada 3 peran dunia usaha yang mewujudkan Kabupaten Layak Anak. Dalam pelaksanaan penyelenggaraan Kabupaten Layak Anak perlu di gawangi 4 pilar, yaitu pemerintah daerah, kalangan usaha, lembaga masyarakat, media massa, dan salah satu indikator KLA adalah terbentuknya APSAI.
Pelaksanaan Kegiatan Subkoor KHPK Ratih Damayanti, SH Dalam rangka Workshop dan Study Tiru Pembentukan Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA/PUSPA). Bertempat di Hotel Dominic Purwokerto selama 2 hari. Dengan 28 Peserta perwakilan Kepala Desa/Perangkat Desa di 14 Kecamatan Kab. Demak. Demak. Dengan Narasumber Yulis Sulityanto Direktur Program Yayasan Setara Semarang dengan Materi yang disampaikan Konsep Relawan Sahabat Perempuan dan Anak Untuk DRPPA. Kegiatan malam Sesi ke 2 Sambutan sekaligus membuka acara dan pemberian arahan oleh Kepala DINSOS P2PA Kab. Demak Drs. Eko Pringgolaksito, M.Si dan dilanjutkan materi dari narasumber.
Salah satu tujuan DRPPA untuk meningkatkan kapasitas pemerintah desa, BPD dan masyarakat desa tentang pengarustamaan gender dan perlindungan anak,” Tujuan lainnya, memastikan pembangunan desa diprioritaskan untuk pemenuhan kebutuhan hidup, kelansungan hidup dan kepentingan terbaik bagi perempuan dan anak tanpa diskriminasi. Selain itu, memperkuat pemahaman peran dan tugas mitra pembangunan dari organisasi masyarakat sipil, media massa, dunia usaha.
Menyinggung mengenai strategi DRPPA, melakukan kaderisasi pengorganisasian dan pengembangan kapasitas, penguatan tata kelola pemerintahan desa, penguatan tata kelola pembangunan desa, penerapan kerja sama antar pihak dan percontohan model DRPPA. Pendekatan DRPPA yakni, melakukan pemberdayaan masyarakat, membuat kebijakan alfirmatif kebijakan yang berpihak pada kepentingan perempuan dan anak, desentralisasi asimetris dan benchmarking. Indikator DRPPA. Sejumlah indikator tersebut di antaranya, adanya pengorganisasian perempuan dan anak di desa, tersedianya data desa yang memuat data pilah tentang perempuan dan anak dan tersedianya peraturan desa tentang DRPPA.Juga tersedianya pembiayaan dari keuangan desa dan pendayagunaan aset desa untuk mewujudkan DRPPA melalui pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak di desa.
Hari ke-2 kunjungan lapangan ke Desa Pandansari Kec. Kejobong Kabupaten Purbalingga Bertempat di Aula Desa Pandansari Kec. Kejobong. Kegiatan diawali dengan penampilan kesenian tari pring pengki dan seni beladiri pagar nusa dari Forum Anak Desa Pandansari. Sambutan dari Kepala Desa Pandansari Bapak Ribi dilanjutkan dengan Pembukaan sekaligus arahan oleh Kepala DINSOSDALDUKKBP3A Eni Sosiatman. S.Sos.
BIDANG PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK KAB. DEMAK
Pelaksanaan kegiatan Sub.Koordinator KHP Ratih Damayanti, SH. Dalam rangka Sosialisasi Pembentukan Forum Partisipasi Publik Untuk Kesejahteraan Perempuan Dan Anak. Bertempat di ruang rapat Wakil Bupati Demak lantai 2 Kab. Demak. Dengan peserta 35 perwakilan dari organisasi perempuan di Kab. Demak serta 5 peserta perwakilan dari perusahaan di Kab. Demak. Acara dihadiri secara langsung oleh Bupati Demak dr. Hj. Eistianah, S.E dan Kepala DINSOS P2PA Kab. Demak Drs. Eko Pringgolaksito, M.Si. dengan Narasumber Yuli Sulistyanto dari Yayasan Setara Semarang. Tujuan kegiatan adalah dapat meningkatkan pemahaman peserta Forum PUSPA tentang sinergi dan kemitraan strategis untuk kesejahteraan perempuan dan anak dengan melibatkan Multi Sektor sehingga dapat memiliki jejaring yang luas dan lebih dekat dengan masyarakat. Serta untuk menangani persoalan dan meningkatkan kesejahteraan perempuan dan anak Indonesia, khususnya Kab. Demak. Mencegah dan merespon segala bentuk kekerasan terhadap anak secara sistematis dan terintegrasi serta berbasis pada kepentingan terbaik bagi anak.
Demak 5 juni 2023 Sosialisasi Perundang Undangan di Bidang Cukai dan Penetapan Cagar Budaya Bangunan Rumpelsos kab Demak.
Bertempat di UPTD Rumpelsos, Acara Dihadiri oleh Bupati Demak, Wakil Bupati, Ketua Komisi D DPRD Kab Demak dan ka.Dinsos P2PA kab Demak
Narasumber sosialisasi dari :
Bea dan Cukai,
Komisi D DPRD Kab Demak
Kabag Perekonomian Setda Demak,
Ka. Dinsos P2PA Demak kegiatan tersebut diadakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab Demak dalam rangka Sosialisasi Dana Bagi Cukai Hasil Tembakau (DBCHT) dan Penetapan Rumah Pelayanan Sosial Demak sebagai Cagar Budaya. Bupati Demak ( dr.Hj. EISTIANAH,S.E ) menghimbau dalam memberikan arahan kepada warga kab Demak untuk meng GEMPUR ROKOK ILEGAL dan menjauhi rokok yang ilegal kerna tidak ada ijin dari pemerintah,