RAKOR DATA PILAH GENDER DAN ANAK TAHUN 2022

D E M A K, Rabu 15 Juni 2022.

BIDANG PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK KABUPATEN DEMAK.

Pelaksanaan kegiatan Rapat Koordinasi Data Pilah Gender dan Anak Kabupaten Demak Tahun 2022.Subkor PPA (Ana Istiqomah, S.Psi, Psi) melaksanakan Kegiatan Rapat Koordinasi Data Pilah Gender dan Anak Dalam Rangka Penyusunan Buku Data Pilah Gender Tahun 2022. Bertempat di Ruang Aula DINSOS P2PA Kab. Demak dengan peserta dari  OPD  terkait BKPP, DINDIKBUD, DINLUTKAN, KPU, POLRES, DINDAKOP UKM, DINPERTAN dan BPS. Dengan Pimpinan Rapat Kepala DINSOS P2PA Kab. Demak (Drs. Eko Pringgolaksito, M.Si) Serta Plt. Kabid P2PA (Maftukhah Kurniawati, SH.MH) Dengan Narasumber BPS (Isgiantono). Data Pilah Gender dapat membantu para pengambil keputusan untuk mengidentifikasi perbedaan kondisi perkembangan keadaan perempuan dan laki-laki, mengevaluasi dampak dari intervensi pembangunan, mengidentifikasi masalah, membangun dan memilih opsi yang paling efektif untuk kemaslahatan perempuan dan laki-laki. Publikasi buku ini ini bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai kesenjangan gender dalam bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, politik, hukum serta masalah sosial dan dapat menjadi data dukung Penilaian KLA dan APE Kabupaten Demak.

STUDI TIRU PERSIAPAN VERIFIKASI KABUPATEN LAYAK ANAK DI DINAS PENGENDALIAN PENDUDUK, KELUARGA BERENCANA ,PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK KABUPATEN SERAGEN TAHUN 2022

D E M A K, Senin 13 Juni 2022.

BIDANG PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK KABUPATEN DEMAK.

Plt. Kabid Bidang P2PA (Maftukhah Kurniawati, SH.MH), Subkoor KHA (Siti Lestariyanti, S.E,.M.M), Staf (Kusmiyati) serta Forum Anak Demak melakukan Kunjungan untuk Studi Tiru Persiapan Verifikasi Lapangan KLA Secara Hybrid di Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana ,Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak Kabupaten Seragen. Kunjungan diterima secara langsung oleh Kepala DPPKBP3A Kab. Sragen Ibu Udayanti beserta Sekretaris Dinas DPPKBP3A Kab. Sragen Bapak Joko Purwanto. Tujuan untuk belajar lebih mendalami tentang keberhasilan Pemerintah Kabupaten Sragen sehingga berhasil meraih prestasi katagori Nindya dan telah di verifikasi lapangan secara hybrid oleh Kementerian PPPA. Karena dalam melaksanakan berbagai kegiatan untuk pemenuhan KLA Kabupaten Sragen telah melakukan berbagai kegiatan. Bahkan Kabupaten Sragen telah mampu melibatkan seluruh perangkat daerah untuk melakukan kegiatan untuk anak. Disamping juga keterlibatan Forum Anak Sragen untuk setiap kegiatan benar-benar diberikan ruang penuh. Disamping juga berbagai infrastruktur telah disiapkan Pemerintah Kabupaten Sragen mulai dari tempat bermain ramah anak sampai pada mewujudkan sekolah ramah anak. Dalam melibatkan anak setiap pembangunan di Kabupaten Sragen telah dibentuk forum anak daerah (FAD) sampai ke tingkat Kecamatan dan Desa/Kelurahan. Diharapkan Kabupaten Demak dapat Meniru keberhasilan Kab. Sragen dalam mendapatkan Predikat Kabupaten Layak Anak Tingkat Nindya dan Kabupaten Demak bisa Menaikan Peringkat dari Pratama menjadi Peringkat Madya maupun Nindya.

DHARMAWANITA PERSATUAN KABUPATEN DEMAK PEMBANGUNAN KELUARGA UNTUK CIPTAKAN KETAHANAN KELUARGA

D E M A K, RABU 8 JUNI 2022.

BIDANG PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK KABUPATEN DEMAK.

Pelaksanaan kegiatan dalam rangka Dharmawanita Persatuan Kabupaten Demak dengan tema Pembangunan Keluarga Untuk Ciptakan Ketahanan Keluarga kerjasama dengan DINSOS P2PA Kab. Demak. Bertempat di Ruang Rapat Bina Praja Kabupaten Demak dengan peserta Dharmawanita Persatuan Kabupaten Demak dan sebagai Narasumber Pj. Sekda Kab. Demak (Drs. Eko Pringgolaksito, M.Si) dan Kepala Puskesmas Bonang 2 (Ibu Indah Kusumawati, S.SIT,SKM,M.Kes).

Kegiatan dibuka secara langsung oleh Penasehat Dharmawanita Persatuan Kab. Demak (Ibu Hj. Khodijah Ali Makhsun) dan dilanjutkan dengan  pengarahan dari Ketua Dharmawanita Kab. Demak (Ibu Sri Darwati, SE).  Acara berlanjut dengan pemateri narasumber dari Ibu Indah Kusumawati, S.SIT,SKM,M.Kes dengan materi Anugerah Cinta Dalam Ketahanan Keluarga beliau menyampaikan  Keluarga berpeluang besar untuk mencapai tujuan yaitu keluarga bahagia, harmonis, sejahtera bahkan berkualitas Keluarga lebih mudah dalam menghadapi kondisi atau situasi darurat, Keluarga akan lebih mudah beradaptasi , Berkontribusi melahirkan SDM yang baik, Berkesempatan besar untuk berkontribusi dalam membangun lingkungan sosial yang sehat dan harmonis Berkontribusi terhadap Bangsa dan Negara.

dan dilanjutkan dengan materi dari Pj. Sekda Kab. Demak Drs. Eko Pringgolaksito, M.Si materi mengenai Ketahanan Keluarga Keluarga merupakan sumber pendidikan utama bagi anak. Tak ayal jika dikatakan bahwa anak mempelajari hal-hal dasar dari dalam rumah terlebih dahulu. Maka dari itu, ketahanan keluarga dianggap sebagai pilar ketahanan nasional. Kemampuan anggota keluarga untuk mengatasi permasalahan secara efektif. keluarga berkualitas dan tangguh sebagai pondasi utama dalam mewujudkan Ketahanan Nasional.

FOTO BERSAMA DHARMAWANITA PERSATUAN KABUPATEN DEMAK

KPM PKH DESA PULOSARI BELAJAR STUNTING MELALUI FDS

Tuh kan ibu-ibu KPM PKH sangat bersemangat mengikuti FDS. Ngomong-ngomong FDS itu apa sih?

Family Development Session lebih populer disingkat FDS merupakan metode pembelajaran yang diperuntukkan bagi orang dewasa dengan metode partisipatif. Jadi FDS di PKH merupakan proses belajar secara terstruktur untuk mempercepat terjadi perubahan perilaku pada KPM PKH.

Pelaksanaan FDS yang dapat kita lihat berikut adalah pemberian materi tentang Pencegahan dan Penanganan Stunting melalui FDS yang dilakukan oleh Pendamping Sosial Kec. Karangtengah, Uswatun Khasanah kepada KPM PKH Desa Pulosari Kec. Karangtengah Kab. Demak ini pada hari ini (14/06). Pembelajaran lebih atraktif dan tetap menyenangkan walaupun diikuti oleh para KPM yang mayoritas adalah orangtua.

PERUBAHAN PENGUMUMAN PELAMAR LULUS SELEKSI TKSK KEC. DEMAK TAHUN 2022

Berdasarkan Surat Pernyataan Ketua Forum Komunikasi Karang Taruna Kecamatan Demak Nomor 001 / SP_KT/ VI / 2022 tanggal 10 Juni 2022 yang menyatakan bahwa data FKKT Kec. Demak dan Lampiran SK Karang Taruna Desa Donorojo Kecamatan Demak Kabupaten Demak maka dinyatakan dengan ini kami Mencabut dan Menyatakan Tidak Berlaku Pengumuman Panitia Seleksi TKSK Kec. Demak Tahun Anggaran 2022 Nomor 460 / 447 / 2022 tentang Pelamar Lulus Tes Tertulis dan Tes Wawancara Calon Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) wilayah Kecamatan Demak dan selanjutnya menetapkan bahwa peserta seleksi dengan Nilai Tertinggi Kedua sebagai Calon Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) untuk wilayah Kecamatan Demak Kabupaten Demak Tahun Anggaran 2022. Pengumuman dapat di lihat dan di unduk pada Link dibawah ini :

PENGUMUMAN FINAL KEDUA SELEKSI TKSK KEC. DEMAK TAHUN 2022

KPM PKH DESA MANGUNAN LOR BELAJAR STUNTING MELALUI FDS

Seru, menyenangkan dan sangat bermanfaat. Kira-kira hal-hal itulah yang dirasakan oleh para KPM PKH Desa Mangunan Lor Kec. Kebonagung Kab. Demak saat mengikuti pembelajaran melalui kegiatan Family Developemnt Session (FDS) bersama Shadikin, Pendamping Sosial PKH Kec. Kebonagung yang bertugas di wilayah tersebut pada hari ini (13/06).

Materi pembejaran yang diberikan pada FDS tersebut tentang Pencegahan dan Penanganan Stunting. Selain sebagai pengetahuan dalam menghindari potensi terjadinya stunting, pengetahuan tersebut juga menjadi pembelajaran bagaimana mengatur pola hidup yang sehat terutama untuk ibu yang sedang hamil dan juga bayinya. Diharapkan dengan diadakannya kegiatan ini KPM akhirnya mampu membangun konsep diri dalam membangun masa depan keluarga yang lebih baik dan terencana.

SEMANGAT KPM PKH DESA JOGOLOYO BELAJAR STUNTING MELALUI FDS

Belajar tidak mengenal usia, kapan pun dan siapa pun bisa tetap belajar dalam menambah wawasan dan pengetahuan. Disamping memberikan bantuan sosial, PKH menghadirkan sistem pembelajaran kepada orang dewasa para orang tua yang didominasi oleh ibu-ibu dalam kegiatan Kegiatan Family Development Session (FDS). Cara pembelajaran yang tetap menarik walaupun ditujukan bagi orang yang sudah bukan usia muda.

Seperti halnya ibu-ibu para KPM PKH Desa Jogoloyo Kec. Wonosalam Kab. Demak yang tetap bersemangat dalam mengikuti FDS yang merupakan kegiatan pertemuan kelompok bulanan yang wajib diikuti oleh para KPM penerima bantuan sosial PKH yang dilaksanakan bersama Pendamping Sosial PKH Kec. Wonosalam, Saekul Anwar, pada hari ini (13/06). Pengetahuan yang diajarkan pada FDS kali ini adalah tentang Pencegahan dan Penanganan Stunting, tujuannya agar anak PKH bebas stunting sehingga kelak akan menjadi sumber daya manusia yang lebih berkualitas di masa yang akan datang.

KPM PKH MEMAHAMI STUNTING MELALUI FDS/P2K2

Stunting sering terjadi pada periode 1000 Hari Pertama Kehidupan (1000 HPK). Periode emas pertumbuhan dan perkembangan sejak pembentukan janin dalam kandungan ibu hingga bayi berusia 2 tahun. Anak dikategorikan mengalami stunting apabila tinggi badannya berada di bawah minus dua standar deviasi panjang atau tinggi anak seumurannya. Stunting berdampak pada kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), yang pada akhirnya akan menurunkan produktifitas SDM dan bonus demografi tidak termanfaatkan dengan baik. Oleh karena itu pencegahan dan penanganan stunting menjadi salah satu prioritas pembangunan nasional.

Program Keluarga Harapan (PKH) secara aktif membangun komunikasi, pemberian informasi dan edukasi melalui kegiatan Family Development Session (FDS) dan merupakan bagian dari tugas pendamping yang dilakukan Pendamping Sosial PKH. Materi yang diberikan pada FDS adalah berbagai bidang dan salah satunya adalah kesehatan dan gizi yang meliputi materi Pencegahan dan Penanganan Stunting.  Tujuan FDS adalah untuk membentuk perubahan perilaku dan konsep diri KPM sebagai orang tua, bagaimana orang tua mengetahui kemampuannya dalam mengatasi masalah dan mampu menyusun strategi untuk memulai perubahan yang direncanakan. Dengan memahami konsep diri, KPM diharapkan mampu mengoptimalkan potensi yang ada di dalam diri, keluarga dan lingkungan untuk berperan aktif dalan pencegahan dan penangan stunting.

Sebagaimana kegiatan FDS yang dilakukan oleh seorang Pendamping Sosial Kecamatan Kebonagung Kabupaten Demak, Ainur Risti Hasanah bersama para KPM di wilayah tugas ampingannya yaitu Desa Solowire, Kecamatan Kebonagung Kabupaten Demak, pada hari ini (10/06). Respon KPM cukup antusias mengikuti pembejaran FDS ini, karena konsep yang diterapkan adalah sistem pembajaran orang dewasa yang mengutamakan partisipatif sehingga seluruh peserta turut berperan aktif dalam upaya memahami materi yang diberikan.

#pkh #fds #stunting#pkhdemak #pkhjateng #demak #jateng #KemensosHADIR #sdmpkh #sdmpkhsip

Pendamping PKH Ikut Pencegahan Dan Penanganan Stunting

Koordinator Kabupaten (Korkab) PKH Demak 1 (MUSAFAK,S.Kom), Korkab PKH Demak 2  (LUTHFI CHALIM,S.Pd.I) dan Korkab PKH Demak 3 (KUNDARTO,S.Pd) masih dalam rangkaian kegiatan Coaching Family Development Session (FDS) lanjutan. Putaran ke-3 ini dilaksanakan di lokasi Aula Kecamatan Karangtengah Kabupaten Demak dengan peserta para Pendamping Sosial PKH dari 3 kecamatan yaitu Kecamatan Karangtengah, Kecamatan Demak dan Kecamatan Sayung, berlangsung pada hari Kamis 9 Juni 2022 pukul 09.00 WIB sampai selesai. Coaching tersebut masih pada materi yang sama yaitu teknik fasilitasi tentang Pencegahan dan Penanganan Stunting. Materi tersebut saat ini dijadikan sebagai materi yang dikonsentrasikan, sebagai langkah strategis dalam mendukung program unggulan pemerintah pusat dan Kabupaten Demak terkait percepatan penurunan angka stunting khususnya angka stunting daerah.

Dengan berlangsungnya coaching ini, diharapkan pelaksanaan FDS dalam memberikan informasi dan edukasi perihal stunting bagi para KPM PKH di Kecamatan Karangtengah, Kecamatan Demak dan Kecamatan Sayung dapat dilaksanakan secara menyeluruh oleh seluruh Pendamping Sosial PKH di 3 kecamatan tersebut. Tentu harapannya adalah setelah KPM menerima pembelajaran melalui FDS tersebut maka semakin banyak masyarakat yang mengerti dan memahami tentang betapa bahayanya stunting, penyebab, dampak dan juga penangannya sehingga mampu membangun kepedulian masyarakat baik bagi dirinya sendiri dan juga lingkungannya untuk melakukan langkah preventif lebih dini dalam pencegahan dan penangan stunting.

#pkh #fds #stunting #pkhdemak #pkhjateng #demak #jateng #KemensosHADIR #sdmpkh #sdmpkhsip

 

Teknik Fasilitasi Tentang Pencegahan Dan Penanganan Stunting

Koordinator Kabupaten (Korkab) PKH Demak 1 (MUSAFAK,S.Kom), Korkab PKH Demak 2  (LUTHFI CHALIM,S.Pd.I) dan Korkab PKH Demak 3 (KUNDARTO,S.Pd) masih dalam rangkaian kegiatan Coaching Family Development Session (FDS) lanjutan. Putaran ke-1 ini dilaksanakan di lokasi Aula Kecamatan Mijen Kabupaten Demak dengan peserta para Pendamping Sosial PKH dari 3 kecamatan yaitu Kecamatan Mijen, Kecamatan Gajah dan Kecamatan Karanganyar, berlangsung pada hari Senin, 6 Juni 2022 pukul 09.00 WIB sampai selesai. Coaching tersebut masih pada materi yang sama yaitu teknik fasilitasi tentang Pencegahan dan Penanganan Stunting. Materi tersebut saat ini dijadikan sebagai materi yang dikonsentrasikan, sebagai langkah strategis dalam mendukung program unggulan pemerintah pusat dan Kabupaten Demak terkait percepatan penurunan angka stunting khususnya angka stunting daerah.

Dengan berlangsungnya coaching ini, diharapkan pelaksanaan FDS dalam memberikan informasi dan edukasi perihal stunting bagi para KPM PKH di Kecamatan Mijen, Kecamatan Gajah dan Kecamatan Karanganyar dapat dilaksanakan secara menyeluruh oleh seluruh Pendamping Sosial PKH di 3 kecamatan tersebut. Tentu harapannya adalah setelah KPM menerima pembelajaran melalui FDS tersebut maka semakin banyak masyarakat yang mengerti dan memahami tentang betapa bahayanya stunting, penyebab, dampak dan juga penangannya sehingga mampu membangun kepedulian masyarakat baik bagi dirinya sendiri dan juga lingkungannya untuk melakukan langkah preventif lebih dini dalam pencegahan dan penangan stunting.

#pkh #fds #stunting #pkhdemak #pkhjateng #demak #jateng #KemensosHADIR #sdmpkh #sdmpkhsip