August 30, 2026

Bhakti Sosial HUT TKSK Ke-11 di Desa Tambakbulusan Kecamatan Karangtengah

0

TKSK Kecamatan Karangtengah (SAEFUL ALIM) pada hari Senin, tanggal 26 Oktober 2020 pukul 10.30 WIB, bertempat di Balai Desa Tambak bulusan Kecamatan Karangtengah Kabupaten Demak, melaporkan kegiatan yang dilaksanakan oleh TKSK dalam  memperingati hari jadinya Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) genap berusia 11 tahun, para relawan yang bertugas di bawah naungan Kementerian Sosial RI (Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Demak) itu membagikan paket sembako dan perlengkapan kebersihan kepada 250 warga  pesisir di empat desa di Kabupaten Demak yang tergolong kurang mampu.

Hadir pada kegiatan tersebut yang dipusatkan di Desa Tambak Bulusan Kecamatan Karangtengah tersebut, Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial pada Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah Yusadar Armunanto, Camat Karangtengah Sofiyan,SE,Akt, serta tamu undangan TKSK dari Kudus, Jepara, Semarang, Wonosobo, Batang dan Cilacap.

Kepala Dinas Sosial P2PA Kabupaten Demak Drs. Eko Pringgolaksito,MSi menuturkan, dengan usia 11 tahun adalah masa menunjukkan  jati diri. Jadi meski seiring perkembangan jaman persoalan kesejahteraan sosial berkembang, diharapkan TKSK mampu selalu hadir di tengah masyarakat menjadi mediator. Utamanya melalui pendataan dan pendampingan sehingga masyarakat yang memerlukan layanan kesejahteraan sosial mendapatkan haknya.

Koordinator TKSK Kabupaten Demak Eka Fery Apriawan,SE menuturkan, santunan atau bantuan sosial ini kali pertama diberikan kepada masyarakat kurang mampu sebagai rangkaian  peringatan HUT TKSK. Selain bentuk kepedulian di tengah pandemi corona Covid-19 ini, sekaligus sebagai wujud syukur karena sejauh ini masih dapat menyumbangkan tenaga dan pikiran sebagai pendamping dan fasilitator masyarakat yang memerlukan pelayanan kesejahteraan sosial. “Paket sembako serta perlengkapan  kebersihan seperti sabun mandi, masker dan hand sanitizer yang diberikan ini hasil  swadaya TKSK Kabupaten Demak serta CSR sejumlah perusahaan. Kenapa masyarakat pesisir? Karena kebanyakan mereka adalah warga miskin yang kesulitan mengakses peralatan kebersihan, khususnya sejak covid-19 memapar Kabupaten Demak,”

 


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *