Bantuan Sembako JPS Tahap II Disalurkan Serentak di Kabupaten Demak
DEMAK – Sejumlah 104 paket sembako Jaring Pengaman Sosial (JPS) tahap ke-2 Kabupaten Demak disalurkan di Desa Pamongan, Kecamatan Guntur Kabupaten Demak, Kamis (18/6/2020).

Selama pengambilan warga penerima JPS harus mengukuti peraturan protokol Covid-19.
“Bantuan 104 paket ini membantu warga. Selama ini bantuan dari pemertintah pusat, provinsi dan Kabupaten Demak telah banyak memberi manfaat warga, karena diantaranya ada yang sudah tidak bekerja, dirumahkan dari pekerjaan, dan warga tidak mampu,” kata Kepala Desa Pamongan, Sumono.

Selama pengambilan dilakukan sesuai prosedur protokol Covid-19. Seluruh penerima wajib membawa masker dan cuci tangan sebelum masuk lokasi pengambilan. Kemudian menunjukkan KTP dan Kartu Keluarga (KK).
“Pengambilan ini sekaligus sosialisasi ke warga aturan prosedur new normal, ada warga yang tidak membawa masker kami beri masker dan kami minta untuk dipakai saat keluar rumah,” ujar Kades Pamongan.
Pendamping Keluarga Harapan (PKH) Desa Pamongan, Zainul Mutaqin menyatakan PKH dalam hal ini membantu monitoring proses penyerahan bantuan, agar berjalan sesuai sasaran penerima manfaat.
“Proses pengambilan bantuan tidak dapat diwakilkan oleh orang lain. Misalnya ada yang kondisinya tidak bisa mengambil biasanya diwakilkan Ketua RT atau diantar ke rumah penerima manfaat,” ujarnya.

Seperti diketahui, 29.500 paket sembako bulan kedua Jaring Pengaman Sosial (JPS) Kabupaten Demak serentak pada hari ini.
Bupati Demak HM Natsir menyampaikan, saat ini seluruh masyarakat sedang berada pada masa sulit, di mana Kabupaten Demak menjadi salah satu daerah dengan zona merah. Namun, pemerintah sudah berupaya mengatasi supaya Covid-19 tidak semakin menyebar.
“Hingga hari ini, Demak menjadi salah satu daerah di Jawa Tengah dengan jumlah pasien Covid-19 yang cukup tinggi. Berbagai upaya telah dilakukan Pemerintah Kabupaten untuk menekan angka penyebaran Covid-19,” kata bupati.
Dia berharap, bantuan JPS yang disalurkan dapat bermanfaat bagi masyarakat terdampak Covid-19 di Kabupaten Demak. “Dengan adanya penyaluran bantuan sembako ini mudah-mudahan dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak Covid-19. Saya tekankan, bahwa penyaluran bantuan ini harus benar-benar tepat sasaran. Saya tidak ingin muncul masalah di kemudian hari,” terangnya.