Salah satu aktivitas pendampingan adalah memastikan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) telah menerima bantuannya. Sebagamana halnya pendampingan yang dilakukan oleh Shobirin, Pendamping Sosial PKH Kec. Bonang dalam mendampingi KPM atas nama Nur Janah, KPM PKH Desa Betahwalang Kec. Bonang dalam proses penyerahan buku tabungan dan KKS di Kantor Unit BRI Bintoro, pada hari Senin, 20 Juni 2022.
Serah terima buku tabungan dan KKS secara langsung dilakukan oleh petugas BRI kepada KPM, dengan didampingi oleh Pendamping Sosial PKH. Nominal bantuan yang masuk di rekening tersebut dapat langsung dicairkan melalui mesin ATM.
Akhirnya dua KPM PKH yang sebelumnya sempat terhambat dalam proses pencairan dana bantuannya saat ini sudah bisa mencairkan bantuan Tahap 2 Tahun 2022. Hal tersebut berkat pendistribusian buku tabungan dan KKS yang dilakukan oleh KPM dengan didampingi Pendamping Sosial PKH di Kantor Unit BRI Dempet hari ini (20/06).
KPM tersebut adalah Ibu Marpuah dan Ibu Muslekhah, dua KPM dari Desa Tlogorejo Kec. Wonosalam yang didampingi oleh Pendamping Sosial PKH Kecamatan Wonosalam, Nur Handayati, dalam melakukan distribusi buku tabungan dan KKS. Dengan KPM telah menerima buku tabungan dan KKS tersebut maka bantuan yang masuk di rekening dapat langsung diambil melalui ATM.
Kunjungan ke Keluarga Penerima Manfaat (KPM) oleh Pendamping Sosial PKH dilakukan biasanya atas maksud ingin mendapatkan dan/atau memberikan informasi yang diperlukan kepada KPM, namun bisa juga untuk keperluan lainnya.
Sebagaimana halnya yang dilakukan oleh Bambang Sindu Pamungkas, Pendamping Sosial Kec. Karanganyar sedang melakukan kunjungan ke rumah Bapak Sujono, seorang KPM penerima PKH Desa Ketanjung Kec. Karanganyar, kemarin (20/06). Kunjungan dilakukan dalam rangka ingin menyampaikan informasi perihal penyaluran bantuan oleh ahli waris.
Bapak Sujono merupakan suami KPM atas nama Ibu Sri Lestari yang sebelumnya telah meninggal dunia. Sehingga diperlukan seorang ahli waris dalam hal ini adalah Bapak Sujono sendiri untuk dapat dilakukan proses pencairan dana bantuan PKH yang telah teralokasi untuk keluarga tersebut.
Kemiskinan dianggap menjadi faktor penting penyebab terjadinya stunting pada balita karena rumah tangga yang miskin tidak dapat memenuhi asupan gizi untuk anaknya, sehingga anak tersebut menjadi stunting. Dengan kondisi tersebut tumbuh kembang anak menjadi terhambat sehingga kedepannya menghasilkan SDM yang tidak berkualitas.
Kemiskinan ini berdampak pada minimnya akses masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan maupun pelayanan kesehatan. Kemiskinan merupakan indikator ketidakmampuan dalam memperoleh kecukupan pangan karena rendahnya kemampuan daya beli sehingga sulit untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti makanan, pakaian, perumahan, pendidikan dan lain-lain.
Adanya Program Keluarga Harapan (PKH) menjadi salah satu upaya pemerintah dalam menekan prevalensi kasus stunting di Indonesia. Diharapkan bagi KPM khususnya yang memiliki kategori ibu hamil dan usia dini agar mampu menggunakan bantuan PKH sebagaimana mestinya dengan sebaik-baiknya sesuai dengan tujuan diberikannya bantuan.
Dalam hal Pencegahan dan Penangan Stunting, bantuan yang diterima KPM adalah untuk memenuhi kebutuhan nutrisi yang dibutuhkan pada masa kehamilan khususnya di masa 1000 Hari Pertama Kehidupan, serta konsisten untuk memenuhi kewajibannya sebagai peserta PKH agar permasalahan sosial termasuk stunting yang ada di negara kita ini dapat dituntaskan secara maksimal.
Di dalam pendampingan PKH oleh Pendamping Sosial secara berkesinambungan terus-menerus melakukan komunikasi, informasi dan edukasi kepada KPM melalui Family Development Session (FDS). Sebagai contoh adalah yang dilakukan oleh Ela Falasifa, Pendamping Sosial PKH Kec. Wedung bersama dengan KPM PKH Desa Kedungmutih, pada hari ini (20/06). Para KPM diberikan materi pembelajaran tentang Pencegahan dan Penangan Stunting, agar mereka mengerti permasalahan stunting.
Pengukuhan Pekerja Sosial masyarakat (PSM) untuk wilayah Kecamatan Guntur, yang dilaksanakan pada hari Jum’at 03 Juni 2022 bertempat di Aula Kecamatan Guntur.
Acara dibuka oleh Bapak Camat langsung Bapak Ali Mahbub,SH,MH pada jam 14.00 WIB, yang dihadiri dari Forkompincam dan Dinas Sosial P2PA Kabupaten Demak yang diwakili dari Bidang Dayasos Dan PFM yang dihadiri 30 peserta PSM.
Pengukuhan Pekerja Sosial masyarakat (PSM) yang di langksanakan pada hari Jumat Tanggal 03 Juni 2022 di Aula Kecamatan Guntur.
Acara di buka oleh Bapak Camat langsung Bapak Ali Mahbub, MHI pada jam 14.00 dihadiri oleh Korkorpincam dan oleh Dinas Sosial P2PA Kab. Demak yang di wakili Bidang Dayasos Dan PFM dan di hadiri oleh 30 peserta PSM
Pendampingan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) atas nama, Ibu Tasih dari Desa Bandungrejo Kec. Mranggen oleh Pendamping Sosial PKH Kec. Mranggen, Nailis Suraya dalam pendistribusian buku tabungan dan KKS di Kantor Unit BRI Mranggen, pada hari ini (17/06).
Sudah cukup lama KPM tersebut belum menerima buku tabungan dan KKS sehingga terkendala dalam melakukan pencairan. Setelah serah terima buku tabungan dan KKS dilakukan secara langsung oleh petugas BRI kepada KPM, akhirnya setelah lama menanti dana bantuan yang telah masuk di rekening tersebut dapat langsung dilakukan pencairan di mesin ATM.
Demak, Senin, 20 Juni 2022 Kegiatan di Rumah Pelayanan Sosial (Rumpelsos) untuk mengembalikan Penerima Manfaat (PM) kepada keluarganya, atas nama Nur Eko Santoso dari Desa Pilangrejo kec.Wonosalam. Penyerahan PM dihadiri oleh pihak Pemerintahan Desa. Pilangrejo Kecamatan Wonosalam. Selama di Rumpelsos PM mendapatkan pelayanan kesejahteraan sosial serta bimbingan : 1. Perawatan dan Pengasuhan; 2.Bimbingan Spiritual; 3. Permakanan; 4. Sandang; 5.Perbekalan Kesehatan. Pihak Rumpelsos sudah melakukan komunikasi dan koordinasi dengan peksos untuk melaksanakan assesmen kepada PM tersebut.
Pendamping Sosial PKH merupakan salah satu agen Pemerintah yang memiliki peran dalam penanganan berbagai macam permasalahan sosial, demikian halnya dengan permasalahan stunting.
Dalam pelaksanaan kegiatan Family Development Session (FDS) oleh Agus Romli, Pendamping Sosial PKH Kec. Guntur pada hari Jumat (17/06) berlokasi di salah satu rumah KPM, Ibu Munawaroh, mengajak kepada seluruh peserta FDS yaitu para KPM PKH Desa Temuroso Kec. Guntur untuk dapat memepersiapkan diri pada 1000 hari pertama kehidupan bagi anaknya sejak janin dalam kandungan hingga anak usia dua tahun. Membuat perencanaan program kehamilan hingga pasca melahirkan agar anak terbebas dari stunting.
Pendamping Sosial PKH mengajak para KPM PKH untuk berkomitmen dalam pemanfaatan dana bantuannya. Bahwa uang yang diperoleh dari bantuan PKH harus dibelanjakan hal-hal yang dibutuhkan dalam pemenuhan gizi seimbang dan kebersihan lingkungan.
Permasalahan stunting memerlukan upaya kerja bareng lintas sektor dan melibatkan seluruh stakeholder secara terintegrasi mulai dari pusat hingga daerah. Agar penanganan permasalahan segera tertangani dan angka stunting bisa segera turun. Sehingga dapat menyelamatkan masa depan para generasi muda penerus bangsa yang lebih berkualitas.
“Suasan hati para KPM terlarut dalam rasa bahagia, salah satu dari mereka bahkan sampai ada yg terharu hingga membuat mata berkaca-kaca.”
Sedikit penggalan cerita yang dikisahkan oleh, Liya Fatmawati, Pendamping Sosial PKH Kec. Bonang pada pelaksanaan kegiatan Family Development Session (FDS) ketika suasana mendung nan sejuk, bertempat di rumah Ibu Mutmainah bersama Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PKH Kelompok 8 Desa Tlogoboyo Kec. Bonang, pada hari Jum’at, 17 Juni 2022.
Materi pada FDS adalah tentang Pencegahan dan Penanganan Stunting, dalam kegiatan ini, pendamping mengajak para kpm untuk dapat memahami pengertian stunting, penyebab, dampak dan pendamping menyampaikan cara pencegahan dan penanganan stunting.
Kegiatan P2K2 ini berjalan dengan lancar dan antusiasme dari KPM begitu terlihat nyata. Hal ini dibuktikan dengan KPM tidak hanya mendengarkan penjelasan saja namun saat diberikan pertanyaan, mereka dapat menjawab dengan penuh semangat dan tidak sedikit pula yang melontarkan pertanyaan kepada Pendamping Sosial PKH terkait hal-hal yang berhubungan dengan stunting ini.