Bintek Penguatan Kapasitas Pendamping Sosial KUBE Berkelanjutan Untuk  Mewujudkan KUBE Yang Mandiri

Pendamping Sosial PKH Kecamatan Kebonagung (SHOLICHAN,S.Pd) bersama dengan  Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial pada Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Demak (TITIK BUDIYANTI,SH,MH) dan Pendamping Sosial KUBE  lainnya ( ABU QOSIM,S.Pd dan SHOBIRIN,S.Pd.I) mengikuti Kegiatan Penguatan Kapasitas Pendamping Sosial Kelompok Usaha Bersama  (KUBE) Berkelanjutan Direktorat Penanganan Fakir Miskin Wilayah II Tahun Anggaran 2020, yang dilaksanakan selama 4 hari mulai hari Selasa – Jum’at tanggal 20 s/d 23 Oktober 2020, bertempat di Harris Hotel & Residences Sunset Road – Denpasar Bali, jumlah peserta sebanyak 217 orang dari Kementerian Sosial RI dan 12 Provinsi (semua Pulau Kalimantan, Bali, NTB, NTT, DKI, DIY dan Provinsi Jawa Tengah). Dengan tema “Pendamping Sosial Hadir untuk mewujudkan KUBE yang Mandiri”.

Acara Kegiatan tersebut dibuka secara virtual webinar oleh Bapak Kepala Direktur Jenderal Penanganan Fakir Miskin Kemensos RI (Asep Sasa Purnama)  menyampaikan bahwa Dirjen Penanganan Fakir Miskin mendapatkan anggaran di Tahun 2020 ini sebesar 81 T dari anggaran Kemensos 134 T. juga untuk meningkatkan pelaksanaan kegiatan Penanganan Fakir Miskin ada 7 kreteria (1. Kebijakan dan Program, 2. Data dan Informasi KPM, 3. Agenda Aksi untuk disusun, 4. Pengendalian kegiatan, 5. Laporan ysng sudah dilaksanakan, 6. Berkolaborasi dengan yang lain dan 7. Melakukan Pengembangan Jejaring kerja dengan Dunia usaha lainnya.

Laporan kegiatan oleh Direktur Penanganan Fakir Miskin wilayah II menyampaikan maksud dan tujuan pelaksanaan kegiatan ini adalah 1. Meningkatkan pemahaman tugas dan fungsi pendamping untuk mengkatkan pendapatn ekonomi, 2. Informasi pada kelompok KPM dan jejaring kerja tim work, 3. Meningkatkan dalam melakukan penilaian laporan, evaluasi untuk meningkatkan usaha-usaha KPM, 4. Meningkatkan kinerja lebih baik.


Posted in PKH | Leave a comment

Forum Keserasian Sosial Mandiri Desa Wonorejo Kecamatan Karanganyar Kab. Demak Mengadakan Dialog Tematik 1

Pada hari Senin tanggal 12 Oktober 2020, pukul 13.30 – 15.45 WIB bertempat di Balai Desa Wonorejo, Kecamatan Karanganyar telah dilaksanakan Dialog Tematik 1 oleh Forum Keserasian Sosial Mandiri, dengan tema Menerapkan Nilai-nilai Gotong-royong dalam kehidupan bermasyarakat guna mencegah konflik dalam kehidupan bermasyarakat. Acara tersebut merupakan tindak lanjut dari program bantuan bencana sosial yang tangani oleh Kementerian Sosial untuk menyelesaikan konflik sosial. Di Desa Wonorejo, Kecamatan Karanganyar, yang timbul dari permasalahan antara petani dengan tukang ojek angkut yang mengeluhkan kondisi jalan yang rusak. Hadir dalam acara tersebut, Camat Karanganyar, Kepala Desa Wonorejo, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas Kecamatan Karanganyar.

Dalam acara ini sambutan selamat datang oleh Camat Karanganyar (Sugianto,S.IP,MM) terimakasih dengan adanya kegiatan tersebut melalui Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P2PA) Kabupaten Demak, agar warganya tidak menimbulkan bencana sosial (konflik) lagi atau  konflik bisa terselesaikan dengan baik.

Narasumber lainnya dari Kesbangpol Kabupaten Demak (Heri Sukoco) yang menyampaikan dengan tema Wawasan Kebangsaan.  Bahwa dalam konflik yang terjadi di masyarakat Desa Wonorejo Kecamatan Karanganyar ini perlu ditingkatkan kewaspadaan dan kerukunan dalam masyarakat, ada masalah dapat diselesaikan dengan musyawarah bersama.

Dalam Kesempatan ini Sekretaris Dinas (Arief Sudaryanto,S.Sos,M.Si) sebagai Narasumber menyampaikan dialog ini dilakukan untuk menyelesaikan permasalahan di masyarakat. Jenis bantuan diutamakan berupa pembangunan fisik yang diajukan oleh Pemerintah Desa. Permasalahan di Desa Wonorejo berupa keluhan petani dengan tukang ojek pengangkut hasil pertanian terkait akses jalan pertanian yang rusak. Hal tersebut berdampak pada naiknya harga ojek, apalagi saat ini memasuki musim penghujan. “Saat kondisinya becek atau hujan berdampak pada naiknya ongkos. Kalau jalannya bagus kan proses mengangkut hasil pertanian jadi lancar. Tidak ada konflik lagi,”. Juga menyampaikan ini masih masa pandemic Covid-19 diharapkan setiap warga masyarakat harus tetap menerapkan DM3D yaitu D (Doa) M (Memakai Masker) M ( Menjaga Jarak dan Tidak Berkerumun) M ( Mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun sesering mungkin D ( Diam di rumah kalau memungkinkan).

Sedangkan Staf Seksi Perlindungan Sosial Korban Bencana Sosial Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah, Nur Dwiani Octavia mengatakan bahwa bantuan untuk bencana sosial berdasarkan persetujuan dari Kemensos. “Prosedurnya adalah pengajuan proposal yang dilakukan Desa, kemudian diajukan ke Dinsos Kabupaten/Kota. Dari Kabupaten diserahkan ke Provinsi, setelah itu diseleksi dan di rekomendasikan ke Kementerian Sosial,” terangnya. Dan  mengatakan, Inti dari bantuan tersebut untuk mencegah konflik sosial yang ada di masyarakat. Maka, dibentuk juga Pelopor Perdamaian yang merupakan relawan untuk menyelesaikan konflik sosial. Dan dialog Keserasian Sosial ini merupakan tindak lanjut dari serangkaian proses bantuan sosial. Dengan adanya bantuan seperti jalan tersebut, menurutnya, konflik bisa terselesaikan dengan baik dan bisa dinikmati bersama kerena berbentuk pembangunan fisik.


Posted in Bidang Linjamsos, Sekretariat | Leave a comment

Dialog Tematik 1 Forum Keserasian Sosial Fastabiq Desa Tuwang Kecamatan Karanganyar Kab. Demak

Pada hari Senin tanggal 12 Oktober 2020 pukul 09.30 – 12.00 WIB, bertempat di MI Dukuh Nglengkur Desa Tuwang, Kecamatan Karanganyar telah dilaksanakan Dialog Tematik 1 oleh Forum Keserasian Sosial Fastabiq, dengan tema Menerapkan Nilai-nilai Gotong-royong dalam kehidupan bermasyarakat guna mencegah konflik dalam kehidupan bermasyarakat. Acara tersebut merupakan tindak lanjut dari program bantuan bencana sosial yang tangani oleh Kementerian Sosial untuk menyelesaikan konflik sosial. Di Desa Tuwang, Kecamatan Karanganyar, yang timbul dari permasalahan antara petani dengan tukang ojek angkut yang mengeluhkan kondisi jalan yang rusak. Hadir dalam acara tersebut, Camat Karanganyar, Kepala Desa Tuwang, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas Kecamatan Karanganyar.

Dalam acara ini sambutan selamat datang oleh Camat Karanganyar (Sugianto,S.IP,MM) terimakasih dengan adanya kegiatan tersebut melalui Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P2PA) Kabupaten Demak, agar warganya tidak menimbulkan bencana sosial (konflik) lagi atau  konflik bisa terselesaikan dengan baik.

Dalam Kesempatan ini Sekretaris Dinas (Arief Sudaryanto,S.Sos,M.Si) sebagai Narasumber menyampaikan dialog ini dilakukan untuk menyelesaikan permasalahan di masyarakat. Jenis bantuan diutamakan berupa pembangunan fisik yang diajukan oleh Pemerintah Desa. Permasalahan di Desa Tuwang berupa keluhan petani dengan tukang ojek pengangkut hasil pertanian terkait akses jalan pertanian yang rusak. Hal tersebut berdampak pada naiknya harga ojek, apalagi saat ini memasuki musim penghujan. “Saat kondisinya becek atau hujan berdampak pada naiknya ongkos. Kalau jalannya bagus kan proses mengangkut hasil pertanian jadi lancar. Tidak ada konflik lagi,”. Juga menyampaikan ini masih masa pandemic Covid-19 diharapkan setiap warga masyarakat harus tetap menerapkan DM3D yaitu D (Doa) M (Memakai Masker) M ( Menjaga Jarak dan Tidak Berkerumun) M ( Mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun sesering mungkin D ( Diam di rumah kalau memungkinkan).

Sedangkan Staf Seksi Perlindungan Sosial Korban Bencana Sosial Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah, Nur Dwiani Octavia sebagai nara sumber mengatakan bahwa bantuan untuk bencana sosial berdasarkan persetujuan dari Kemensos. “Prosedurnya adalah pengajuan proposal yang dilakukan Desa, kemudian diajukan ke Dinsos Kabupaten/Kota. Dari Kabupaten diserahkan ke Provinsi, setelah itu diseleksi dan di rekomendasikan ke Kementerian Sosial,” terangnya. Dan  mengatakan, Inti dari bantuan tersebut untuk mencegah konflik sosial yang ada di masyarakat. Maka, dibentuk juga Pelopor Perdamaian yang merupakan relawan untuk menyelesaikan konflik sosial. Dan dialog Keserasian Sosial ini merupakan tindak lanjut dari serangkaian proses bantuan sosial.

Narasumber lainnya dari Kesbangpol Kabupaten Demak ( Dhoko Bintoro Adi Saputro) yang menyampaikan dengan tema Semangat Gotong Royong.  Untuk meminimalisir konflik yang ada di masuarakat maka Pentinganya kegotong royongan untuk menyelesaikan konflik yang ada di masyarakat desa.


Posted in Bidang Linjamsos, Sekretariat | Leave a comment

Pendamping Sosial Hadir Untuk Mewujudkan KUBE Yang Mandiri

Pendamping Sosial PKH Kecamatan Bonang (SHOBIRIN,S.Pd.I,) bersama dengan  Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial pada Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Demak (TITIK BUDIYANTI,SH,MH) dan Pendamping Sosial KUBE  lainnya ( ABU QOSIM,S.Pd dan SHOLICHAN,S.Pd) mengikuti Kegiatan Penguatan Kapasitas Pendamping Sosial Kelompok Usaha Bersama  (KUBE) Berkelanjutan Direktorat Penanganan Fakir Miskin Wilayah II Tahun Anggaran 2020, yang dilaksanakan selama 4 hari mulai hari Selasa – Jum’at tanggal 20 s/d 23 Oktober 2020, bertempat di Harris Hotel & Residences Sunset Road – Denpasar Bali, jumlah peserta sebanyak 217 orang dari Kementerian Sosial RI dan 12 Provinsi (semua Pulau Kalimantan, Bali, NTB, NTT, DKI, DIY dan Provinsi Jawa Tengah). Dengan tema “Pendamping Sosial Hadir untuk mewujudkan KUBE yang Mandiri”.

Acara Kegiatan tersebut dibuka secara virtual webinar oleh Bapak Kepala Direktur Jenderal Penanganan Fakir Miskin Kemensos RI (Asep Sasa Purnama)  menyampaikan bahwa Dirjen Penanganan Fakir Miskin mendapatkan anggaran di Tahun 2020 ini sebesar 81 T dari anggaran Kemensos 134 T.

Laporan kegiatan oleh Direktur Penanganan Fakir Miskin wilayah II menyampaikan maksud dan tujuan pelaksanaan kegiatan ini adalah 1. Meningkatkan pemahaman tugas dan fungsi pendamping untuk mengkatkan pendapatn ekonomi, 2. Informasi pada kelompok KPM dan jejaring kerja tim work, 3. Meningkatkan dalam melakukan penilaian laporan, evaluasi untuk meningkatkan usaha-usaha KPM, 4. Meningkatkan kinerja lebih baik.


Posted in PKH | Leave a comment

Kegiatan Penguatan Kapasitas Pendamping Sosial KUBE Berkelanjutan Tahun 2020

Dalam rangka Kegiatan Penguatan Kapasitas Pendamping Sosial Kelompok Usaha Bersama  (KUBE) Berkelanjutan Direktorat Penanganan Fakir Miskin Wilayah II Tahun Anggaran 2020, Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial pada Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Demak (TITIK BUDIYANTI,SH,MH) dan Pendamping Sosial KUBE (SHOBIRIN,S.Pd.I, ABU QOSIM,S.Pd dan SHOLICHAN,S.Pd)  mengikuti kegiatan tersebut yang dilaksanakan selama 4 hari mulai hari Selasa sampai dengan Jum’at tanggal 20 s/d 23 Oktober 2020, bertempat di Harris Hotel & Residences Sunset Road – Denpasar Bali, jumlah peserta sebanyak 217 orang dari Kementerian Sosial RI dan 12 Provinsi (semua Pulau Kalimantan, Bali, NTB, NTT, DKI, DIY dan Provinsi Jawa Tengah). Dengan tema “Pendamping Sosial Hadir untuk mewujudkan KUBE yang Mandiri”.

Acara Kegiatan tersebut dibuka secara virtual webinar oleh Bapak Kepala Direktur Jenderal Penanganan Fakir Miskin Kemensos RI (Asep Sasa Purnama)  menyampaikan bahwa Dirjen Penanganan Fakir Miskin mendapatkan anggaran di Tahun 2020 ini sebesar 81 T dari anggaran Kemensos 134 T, juga untuk meningkatkan pelaksanaan kegiatan Penanganan Fakir Miskin ada 7 kreteria (1. Kebijakan dan Program, 2. Data dan Informasi KPM, 3. Agenda Aksi untuk disusun, 4. Pengendalian kegiatan, 5. Laporan ysng sudah dilaksanakan, 6. Berkolaborasi dengan yang lain dan 7. Melakukan Pengembangan Jejaring kerja dengan Dunia usaha lainnya.

Sedangkan kegiatan tersebut dimulai dengan Ucapan Selamat Datang oleh Kepala Dinas Sosial Provinsi Bali, Laporan Kegiatan Oleh Direktur Penanganan Fakir Miskin Wilayah II. Adapun Materi lainnya adalah Peran dan Tugas Pendamping Sosial KUBE, Pasar Modal dan Lembaga Keuangan, Kewirausahaan, Pemasaran Promosi Publik, E-Pelaporan, Inovasi dan Kreasi, Dunia Usaha (Pengembangan Produksi).


Posted in Bidang Linjamsos | Leave a comment

Audit BPK RI Untuk Program Sembako

Pada hari Senin tanggal 12 Oktober 2020 bertempat di BPK RI  Provinsi Jawa Tengah, Bapak Kepala Dinas  Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Demak (Drs. Eko Pringgolaksito,M.Si) dan Koordinator Daerah/Korda Bansos pada Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Demak (Zakkie Nauval Idealima,SH,MH) menghadiri undangan dalam rangka Audit BPK RI untuk Program Sembako Reguler dan Perluasan tahun 2020.

Posted in Bidang Dayasos PFM, Sekretariat | Leave a comment

RAPAT SEKRETARIAT PPT HARAPAN BARU PEMBAHASAN PERMASALAHAN KEKERASAN PADA ANAK DI DESA MORODEMAK KECAMATAN BONANG KABUPATEN DEMAK TAHUN 2020

D E M A K, Rabu 21 Oktober 2020 Bidang P2PA Kab. Demak.

 

Melaksanakan kegiatan Rapat membahas kasus kekerasan pada anak di Desa Morodemak Kec. Bonang. Rapat dipimpin langsung oleh Sekretaris DINSOS P2PA Arief  Sudaryanto, S.Sos, M.Si dan Kepala Bidang P2PA Drs. Candra Wijanarko, M.Si beserta Kasi PPA Ana Istiqomah, S.Psi, P.si dengan peserta dari Karang Taruna, Kepala Desa, Sekcam Bonang , Koramil dan Polsek setempat. Tujuan dari dilaksanakannya Rapat PPT adalah di harapkan ada tindak lanjut dan solusi dari Desa, Kecamatan serta Aparat setempat  untuk penanganan Kasus Kekerasan Pada Anak  sehingga nantinya tidak ada kejadian serupa yang terulang kembali di lingkup Kec. Bonang.

 

 

Posted in Bidang P2PA | Leave a comment

Monitoring Penyaluran BSB di Desa Gebang Kecamatan Bonang

Rabu, 14 Oktober 2020, Pendamping Sosial PKH Kecamatan Bonang, SHOBIRIN, dan Koordinator Kabupaten 2, LUTHFI CHALIM, memonitor penyaluran Bantuan Sosial Beras (BSB) kepada 480 KPM PKH yang dilaksanakan di Balai Desa Gebang Kecamatan Bonang. Pada tahap ini, setiap KPM PKH menerima beras sebanyak 15KG, untuk bulan Oktober 2020. Proses penyaluran BSB berjalan lancar dan menerapkan protokol Covid-19 yaitu memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.

Posted in PKH | Leave a comment

Dropping Bantuan Sosial Beras (BSB) di Desa Jetaksari Kecamatan Sayung

Rabu, 14 Oktober 2020, Pendamping Sosial PKH Kecamatan Sayung, MUSYAFAAH, memantau proses dropping dan bongkar sebanyak 230 karung beras serta penyerahan secara simbolis Bantuan Sosial Beras (BSB) oleh transpoter PT. Dosni Roha Logistik (DNR) yang dilaksanakan di Balai Desa Jetaksari, Kecamatan Sayung. Pada bulan ini setiap KPM PKH mendapatkan beras sebanyak 15 kg, untuk bulan Oktober 2020.

Posted in PKH | Leave a comment

Dropping dan Penyaluran Bantuan Sosial Beras (BSB) di Desa Tambakroto Kecamatan Sayung

Rabu, 14 Oktober 2020, Pendamping Sosial PKH Kecamatan Sayung, SITI MAIMUNAH, memantau proses dropping dan bongkar sebanyak 109 karung beras serta penyerahan secara simbolis Bantuan Sosial Beras (BSB) oleh transpoter PT. Dosni Roha Logistik (DNR) dan dilanjutkan dengan penyaluran kepada KPM PKH yang dilaksanakan di Balai Desa Tambakroto, Kecamatan Sayung pukul 18.00 – 21.00 WIB. Pada bulan ini setiap KPM PKH mendapatkan beras sebanyak 15 kg, untuk bulan Oktober 2020.

Posted in PKH | Leave a comment