August 30, 2026

HARI ANAK NASIONAL KABUPATEN DEMAK TAHUN 2022 “DIALOG BUPATI DEMAK BERSAMA ANAK DEMAK”

0

D E M A K, Kamis 14 Juli 2022.

Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2PA) Kabupaten Demak

Pelaksanaan Kegiatan Dalam Rangka Hari Anak Nasional Kabupaten Demak “Dialog Bupati Demak Bersama Anak Demak” dengan Tema Anak Terlindungi Indonesia Maju. Acara dilaksanakan di Pendopo Kabupaten Demak. Dengan Peserta Siswa-siswi SD, MI, MTS, SMP, SMA, SMK, SLB dan Forum Anak Demak Serta dihadiri secara langsung oleh  Bupati Demak (dr. Hj. Eistianah, S.E),  Wakil Bupati Demak (KH. Ali Makhsun, M.S.I), Pj. Sekda sekaligus Kepala DINSOS P2PA Kab. Demak (Drs. Eko Pringgolaksito, M.Si), Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda, Plt. DINDIKBUD Kab. Demak, Perwakilan KEMENAG Demak dan Kecap DIKBUD Wilayah II Provinsi Jawa Tengah dengan Pemateri/ Narasumber ( Yulistiyanto ) dari Yayasan Setara Semarang.

Dalam sambutannya Ibu Bupati  dr. Hj. Eistianah, S.E Menyampaikan  bahwa  mulai dari sekarang kita harus bekerja bersama untuk merangkul anak-anak kita semua dan menjamin hak-hak anak, memberikan yang terbaik bagi anak, menjamin kelangsungan hidup dan perkembangan anak serta menghargai tiap kreasi, inovasi dan pendapatnya tanpa diskriminasi.

Tujuan Khusus Penyelenggaraan Hari Anak  Nasional Tahun 2022:

1. Memberikan  pemahaman  bahwa  anak merupakan  generasi  penerus  cita-cita  perjuangan    bangsa   dan   karenanya    anak   harus   memiliki   bekal keimanan, kepribadian, kecerdasan, keterampilan, jiwa dan semangat kebangsaan  serta kesegaran jasmani  agar dapat tumbuh  dan berkembang menjadi  manusia  yang  berbudi   luhur,  bersusila,   cerdas  dan  bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Dengan demikian upaya pembinaan  anak perlu pula diarahkan untuk menggugah dan meningkatkan  kesadaran  akan hak, kewajiban dan tanggung jawab kepada orang tua, masyarakat,  bangsa dan negara.

2. Mendorong  Pemerintah  Daerah,   Dunia   Usaha,   Lembaga Kemasyarakatan,   Dunia  Pendidikan dan  Media  Massa  menjadi   leading sector  untuk   melakukan   kerja-kerja aktif yang  berimplikasi   terhadap tumbuh kembang anak dengan cara melakukan pemenuhan  hak dan perlindungan  khusus anak di sesuai tugas dan kewenangan masing- masing.

3. Mendorong terwujudnya Indonesia Layak Anak (IDOLA) 2030.

4. Meningkatkan peran keluarga dalam pengasuhan positif.

5. Menurunkan angka kekerasan terhadap anak.

6. Mencegah dan menurunkan  angka pekerja anak atau anak   yang dieksploitasi secara  ekonomi.

7. Memastikan anak tetap mendapatkan  hak belajar, bermain dan bergembira pasca pandemi COVID-19 sehingga tidak terjadi perkawinan di usia anak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *