Kepala Dinas, Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Kepala bidang Drs. Candra wijanarko, M.Si dan Kasi KHPK Rahayu Puji Lestari, S.SiT pada DINSOS P2PA Kab. Demak, menghadiri kegiatan dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah Sekretaris Daerah yang dilaksanakan pada hari senin s/d rabu 7 – 9 Oktober 2019, selama tiga hari bertempat di Hotel Grasia Semarang. Jln. Letjen S.Parman No 29 Gajahmungkur Semarang. Kegiatan dibuka dengan sambutan dari Kepala Dinas DP3AP2KB Prov. Jawa Tengah. Menyampaikan presepsi dan mensinergikan langkah-langkah yang telah dilakukan didaerah dalam mengimplementasikan kebijakan KLA di Kabupaten/Kota serta memastikan pengembangan KLA dengan pemenuhan hak anak dan perlindungan anak untuk meningkatkan kesejahteraan dan tumbuh kembang anak dan penyampaian materi dari Deputi Tumbuh Kembang Anak menyampaikan tentang review hasil evaluasi pengembangan KLA Tahun 2019 dan Penekanan peran Gugus Tugas Kabupaten/Kota dan Provinsi dalam Pemenuhan Hak Anak melalui Peningkatan Perolehan Capaian KLA; Perlindungan Anak di Indonesia di Era Otda diwujudkan dalam KLA sehingga akan menyumbang dalam perwujudan dunia Layak Anak menuju Indonesia Layak Anak (IDOLA) yang dikudung oleh provinsi Layak Anak (PROVILA); Hal Tersebut Mampu Terwujud Apabila masing-masing Kabupaten/Kota di Jawa Tengah sudah Layak Anak yang berawal dari Desa/Kelurahan yang sudah Layak Anak (DEKELA) serta otomatis kecamatannyapun akan Layak Anak (KELANA), di lanjutkan dengan sambutan dan pengarahan dari Gubernur jawa Tengah; dengan penekanan bahwa pada setiap kegiatan perencanaan pembangunan harus selalu menghadirkan anak-anak didalamnya, mereka dilibatkan untuk diberikan akomodasi sesuai dengan kebutuhan perkembangan dan dukungan yang holistik dari semua unsur yang terkait dalam pembangunan untuk mewujudkan Provinsi layak anak.









Materi dilanjutkan dari perwakilan UNICEF (oleh: Arie Rukmntara/CFO UNICEF JAVA) yang menyampaikan bahwa andilnya dalam mewujudkan Indonesia Layak anak adalah dengan study kegiatan yang multi played dan berhasil untuk membangun masa depan anak missal dengan kegiatan pemberian Vit A dan Fe/Tablet tambah Darah; membangun komunikasi yang bernili public dimana akan mengukur dan menghargai sebuah kesepakatan;meningkatkan advokasi yang menguntungkan bagi anak missal kesepakatan usia nikah anak;legislasi dan budgeting dengan harapan adanya penambahan anggaran yang seimbang;serta dilakukan MONEV untuk mengukur keberhasilan sejauh mana KLA teraplikasi;Replikasi diharapkan dg pelaporan dan berdampak pula dalam perwujudan capaian SDGs di Indonesia.