Demak, Selasa 04 Juni 2024 DinsosP2PA Kabupaten Demak Melalui bidang Rehabilitasi sosial melaksanakan Kegiatan Pemberian Layanan Data dan Pengaduan
Kegiatan ini di pimpin oleh Kabid Rehabsos bapak Untung Waluyono,SH serta didamping Subkoordinator Penyandang Disabilitas ibu Wahyu Isnaini,S.Sos.MM dan Peksos Anak mas Anggi.dan di hadiri Kader Penyadang Disabilitas, TKSK dan Kepala UPTD Rumpelsos
Seiring perkembangan teknologi perempuan harus mampu berperan di segala sektor tanpa melepaskan kodrat. Partisipasi perempuan tidak terbatas pada kesetaraan gender saja, tapi terinklusi pada segala aspek kehidupan.“Walau begitu perempuan jangan pernah lupa kodrat. Namun harus terus berusaha memperbaiki diri dan meningkatkan kompetensi,” kata Bupati Demak dr Hj Eisti’anah SE, saat membuka acara Sosialisasi dan Advokasi Peningkatan Partisipasi Perempuan di Bidang Hukum, Sosial dan Ekonomi Bagi Organisasi Masyarakat Perempuan di Kabupaten Demak, Selasa (28/05/2024).
Turut menjadi narasumber pada acara gelaran Dinas Sosial, Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P2PA) Kabupaten Demak tersebut, Tim Lembaga Pengabdian Masyarakat Universitas Tujuh Belas Agustus (Untag) Semarang pimpinan Dr Agus Wibowo SH MSi. Di samping pula Dosen sekaligus Advokad serta Kandidat Guru Besar Untag Semarang Dr Bambang Joyo Supeno SH MH. Lebih lanjut Bupati Eisti’anah menyampaikan, tingginya partisipasi masyarakat (parmas) pada pemilu legislatif yang baru lalu, serta pilkada yang akan datang tak lepas daripada peran perempuan. Suara perempuan sangat penting karena kekuatannya yang tak hanya mampu menyuarakan hak-hak perempuan dan isu-isu gender. Namun juga sebagai agen perubahan yang bisa menciptakan pemberdayaan di banyak hal. Mengenai maksud dan tujuan diadakannya sosialisasi yang diikuti 100 ibu-ibu dari ormas perempuan, Plt Kepala Dinsos P2PA Kabupaten Demak Agus Herawan, SIP. MM menuturkan, dalam rangka memberikan edukasi tentang peran penting perempuan dalam bidang hukum sosial politik dan ekonomi. Sekaligus mendorong partisipasi aktif perempuan dalam pengambilan keputusan politik, hukum, dan perekonomian.
DEMAK – Pemerintah Kabupaten Demak menggandeng organisasi masyarakat (ormas) perempuan dalam upaya memerangi penyalahgunaan narkoba yang kian mengancam masa depan generasi muda. Kegiatan sosialisasi ketahanan keluarga terhadap kejahatan narkotika menuju keluarga bersinar (bersih narkotika) telah dilaksanakan HARI Selasa 7 Mei 2024 di Gedung Gradhika Bina Praja Kab. Demak. Dengan dihadiri secara langsung oleh Bupati Demak dr. Hj. Eisti’anah, S.E beliau membuka sekaligus memberikan arahan Melalui sosialisasi ini, kita semua berharap dapat meningkatkan pemahaman dan kesadaran tentang bahaya narkotika serta upaya- upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah penyalahgunaannya di lingkungan keluarga. Bupati mengajak, ibu- ibu yang tergabung dalam organisasi wanita untuk turut berperan aktif dalam upaya pencegahan dan penanggulangan masalah narkotika, mulai dari lingkungan terdekat yaitu keluarga.Ini sangat penting, mengingat keluarga merupakan pondasi utama dalam pembentukan karakter dan perilaku generasi muda. Dihadiri pula Narasumber Kasat Narkoba Polres Demak AKP Tri Cipto Adi Purnowo mengungkapkan sasaran peredaran narkoba tidak hanya kalangan pekerja saja, melainkan sudah menyasar ke anak-anak, terutama para pelajar tingkat SMP hingga SMA. “Untuk itulah, ibu-ibu yang tentunya memiliki anak untuk menjadi agen perubahan dalam memberantas narkoba dan menciptakan masa depan generasi muda yang gemilang,” ujarnya.Pada kesempatan tersebut, pihaknya juga menunjukkan jenis-jenis obat-obatan terlarang yang selama ini beredar di masyarakat. Dengan harapan, mereka bisa ikut mencegah sejak dini terhadap anggota keluarga maupun masyarakat di lingkungannya terpengaruh narkoba yang bisa merusak kesehatan dan masa depan.
Demak, Selasa 02 April 2024 Dinsosp2pa Kabupaten Demak melalui giat bidang Linjamsos Hadir dalam pemberiaan bantuan logistik untuk 2 rumah roboh di Desa Kebonsari Kecamatan Dempet rumah roboh kesambar petir dan Desa Werdoyo Kecamatan Kebon Agung Kabupaten Demak Korban Rumah Roboh Akibat Hujan Deras dan angin kencang, Pemberian bantuan berupa logistik (Beras, minyak goreng, kecap, mie instan, selendang, sarung, handuk) yang bersumber APBD tahun 2024 Kabupaten Demak dan pemberian bantuan logistik berupa (Kasur, Kidware, Tenda gulung, Selimut, lauk pauk, makanan anak, sandang anak dewasa) yang bersumber dari KEMENSOS RI masing- masing korban mendapatkan 1 paket
Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Demak mengucapkan selamat Hari Jadi Kabupaten Demak yang ke 421 pada tanggal 28 Maret 2024 ini. Pada Upacara HUT kabupaten Demak, Bupati Demak Dr.Hj.Eisti’anah, S.E menyampaikan bahwa tema pada HUT tahun ini adalah Semangat Kuat, Melangkah Pasti Menuju Demak Bermartabat, Maju dan Sejahtera.
Acara peringatan Hari Ibu dengan talk show “Perempuan Berdaya dan Berkarya”, Kamis (7/12/2023) bertempat di ruang Grhadika Binapraja Kab. Demak. Kegiatan yang dihadiri sejumlah komunitas perempuan di Demak dan Perwakilan dari OPD di Kab. Demak. Talk show tersebut menggambarkan perempuan masa kini yang berjuang membina rumah tangga sambil menjalankan tuntutan karir. Bupati Demak Eisti’anah merasa bangga dengan semangat perempuan-perempuan agen perubahan keluarga. Mereka berperan punya peran ganda sebagai ibu dan menjadi tulang punggung perekonomian keluarganya. Perempuan zaman sekarang tidak hanya menjadi ibu, tuntutan membuat tugas mencari nafkah dijalankan tanpa menggangu kesibukan rumah tangga. Tuntutan zaman akhirnya melahirkan para perempuan hebat yang menjadi agen perubahan meski hanya di lingkungan keluarga.
Zaman yang serba canggih dan maju inilah yang melahirkan para perempuan-perempuan hebat sebagai agen perubahan bagi keluarga dan masyarakat. Kita lihat, sosok ibu tanpa kenal lelah berjuang mendidik keluarganya sekaligus menjalankan karirnya tanpa mengorbankan profesi maupun keluarga, nyatanya bisa. Hal-hal semacam itu kita jadikan semangat bagi perempuan mesti pintar dalam membagi kesibukan rumah dan pekerjaan. Perempuan berkualitas dibutuhkan dalam merawat keluarga menjadikan anak-anak terdidik cerdas akademisnya dan tumbuh sebagai anak yang memiliki kepribadian baik. Untuk memiliki kualitas , sosok perempuan harus mau berubah memperbaiki diri sebagai ibu yang adaptif dalam mendidik anak.
Kuncinya ibu mesti meningkatkan kualitas dirinya agar menjadi guru terbaik bagi anak-anaknya. Lahirnya anak-anak cerdas dan terdidik dengan karakter diawali lingkungan keluarga. Oleh sebab itu, Ibu Bupati menegaskan, pendidikan di dalam keluarga dari seorang ibu menjadi yang paling penting dan dibutuhkan oleh anak. Ibu bagi anak sepatutnya adalah tempat bernaung, menjadi teman mencurahkan perasaan, serta sosok yang mampu senantiasa memberikan contoh perilaku baik dalam mengasuh anak-anak. Anak-anak akan tumbuh menjadi cerdas dari didikan sosok perempuan hebat. Untuk itulah, kita harapkan perempuan-perempuan di Kabupaten Demak terus berubah memperbaiki diri agar mampu menjadi guru pertama bagi anak-anak di dalam keluarga
Bupati Demak menerima Tim Verifikasi Lapangan Kunjungan Evaluasi Pengarusutamaan Gender (PUG) tahun 2023 di Gedung Grhadika Bina Praja Kabupaten Demak Provinsi Jawa Tengah. Kamis, (16-11-2023). Tim tersebut kembali mengverifikasi dan evaluasi Kabupaten Demak terkait penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) kategori utama yang diberikan atas prakarsa dalam pencapaian pembangunan PUG di Kabupaten Demak. Bupati Demak menyampaikan, pengarusutamaan gender dalam pembangunan sudah menjadi komitmen Pemerintah Kabupaten Demak, meski kesenjangan gender seakan tidak ada hentinya“Kesenjangan ini tentunya bisa mengakibatkan adanya diskriminasi, maka Kabupaten Demak terus berkomitmen untuk menekan kesenjangan gender, salah satunya mengeluarkan perda nomor 6 tahun 2021 tentang pengarusutamaan gender. Terimplentasinya telah dibentuk pokja pengarusutamaan gender ditingkat Kabupaten. berbagai upaya keberpihakan pada Pengarusutamaan gender disegala bidang pembangunan sampai ke penganggaran dapat mempertahankan Anugerah Parahita Ekapraya Kategori Utama maupun naik satu tingkat. Sukanti anggota tim menerangkan pengarusutamaan gender tidak hanya urusan Dinsos Pemberdayaan Prempuan dan Perlindungan anak, namun butuh keterlibatan semua OPD atau elemen masyarakat.
Sekda Demak Akhmad Sugiharto menambahkan sejumlah program berbasis gender yang telah memberi manfaat kepada masyarakat. Tim verifikasi lapangan dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Maya Septiana mengapresiasi kemajuan PUG di Kabupaten Demak. Kedepan semua OPD harus memiliki anggaran responsif gender, karena makna pengarusutamaan itu seperti air yang mengalir harus ke semua lini
BIDANG PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK KAB. DEMAK.
Melaksanakan kegiatan Bimbingan Teknis Dan Pendampingan Penyusunan, Perencanaan, Penganggaran Responsif Gender (PPRG) Dalam Penyusunan Program Kegiatan Anggaran Responsif Gender Tahun 2024 Bagi OPD Se Kab. Demak. Pelaksanaan kegiatan bertempat diruang ballroom Wakil Bupati lantai 1 Kab. Demak. Dengan peserta yang hadir 42 PD se Kab. Demak (Kasubag Program Bersama Staf) dengan Narasumber dari LPPSP Semarang Haris Muzaky, SE.
Pengarusutamaan Gender (PUG) adalah sebuah strategi yang dibangun untuk mengintegrasikan gender menjadi satu dimensi integral dari perencanaan, penyusunan, pelaksanaan, pemantauan, dan evaluasi atas kebijakan, program, dan kegiatan pembangunan di daerah. Tingkat keberhasilan pembangunan yang sudah mengakomodasi persoalan gender di ukur dengan Indeks Pembangunan Gender (IPG) sebagai alat evaluasi untuk mengetahui kualitas sumber daya manusia pada suatu daerah, yang dalam pengukuran parameternya dipisahkan menurut jenis kelamin.
Maksud diselenggarakannya bimbingan teknis PPRG adalah :
Mewujudkan pembangunan responsif gender dalam kesetaraan dan keadilan gender serta Pengarusutamaan Gender (PUG) yang dilaksanakan di semua bidang pembangunan melalui integrasi yang dimulai dari perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, pemantauan dan evaluasi kebijakan program kegiatan yang diimplementasikan dalam penyusunan dokumen Perencanaan Penganggaran Responsif Gender (PPRG).
Mendorong percepatan PUG melalui PPRG di masing-masing PD dalam mengintegrasikan gender dalam dokumen pelaksanaan pembangunan untuk mewujudkan kesetaraan gender.
Memahami kebijakan pusat dan provinsi tentang isu gender dan Pengarusutamaan Gender.
Memahami dan mampu mengaplikasikan analisis gender GAP (gender analysis pathway) atau metode lainnya.
Memahami penyusunan GBS (gender budget statement) untuk program/kegiatan di Perangkat Daerah.
Menyusun KAK (kerangka acuan kerja/kegiatan) atau TOR (term of reference) terutama untuk mendukung RKA-Perangkat Daerah.
Memahami pentingnya monitoring dan evaluasi pelaksanaan PPRG Selain itu Tujuan dari Bimbingan Teknis PPRG adalah : a. Agar penggunaan anggaran lebih efektif, efisien, dan adil (lebih tepat sasaran).
Mengurangi kesenjangan gender (gender gap).
Menunjukkan komitmen pemerintah terhadap penerapan PUG dalam berbagai pembangunan.
Mengoptimalkan penerima manfaat pembangunan bagi laki-laki, perempuan, disabilitas dan lansia serta seluruh masyarakat secara adil.
Membantu mewujudkan prinsip “good governance” (tansparan, akuntabel partisipatif).
BIDANG PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK KAB. DEMAK.
Pelaksanaan Kegiatan Dalam Rangka Pelatihan Peningkatan Ekonomi Wanita Produktif Dan Pembentukan Kelompok Pemberdayaan Ekonomi Perempuan (PEP) Kab. Demak Tahun 2023. Dilaksanakan di gedung Graha Bina Bhakti Sosial. DINSOS P2PA Kab. Demak. Dengan Peseta yang dihadirkan di sesi pertama tanggal 21 September 2023 ada 50 peserta perempuan produktif yang terdiri dari Desa Ngelowetan, Desa Tlogodowo, Desa Ngawen, Jetaksari Sayung dan Desa Jragung. Masing-masing Desa terdapat 1 kelompok yang terdiri dari 10 Orang Perempuan Produktif. Di sesi kedua tanggal 26 September 2023 terdapat 40 peserta yaitu dari Desa Kebonsari Dempet, Desa Weding Bonang, Desa Wonoagung, Desa Kedungwaru Kidul. Kegiatan tersebut di buka secara langsung oleh Kepala DINSOS P2PA Kab. Demak Drs. Eko Pringgolaksito, M.Si beliau memberikan arahan bahwa adanya acara tersebut sebagai salah satu pemberian pengetahuan baru terhadap Perempuan produktif agar tetap produktif di sela-sela kegiatan yang dapat meningkatkan pengetahuan cara membuat sebuah produk yang yang juga dapat meningkatkan nilai ekonomi dan lapangan pekerjaan. Acara tersebut dibuat sebagai upaya untuk peningkatan pemahaman upaya peningkatan nilai ekonomi yang dapat dibuat di rumah secara praktis yaitu berupa Olahan Ikan di buat Dimsum dan Sempolan . Pembuatan Olahan Ikan tersebut dipandu langsung oleh Ibu Sri Rahayu selaku Owner Novita Snack dan Ibu Endah Setyoningsih, SE dari Balai Latihan Kerja (BLK) Kab. Demak yang mempraktekkan langsung cara pembuatan Olahan Ikan tersebut.
Untuk membantu pengurangan angka kemiskinan yang ada di Kabupaten Demak, Pemerintah Kabupaten Demak membentuk SLRT, yaitu lembaga yang dibentuk oleh daerah untuk memudahkan warga miskin dan rentan miskin dalam menjangkau layanan perlindungan social dan penanggulangan kemiskinan yang dikelola oleh pemerintah pusat, provinsi, kabupaten/kota dan swasta/CSR.
Warga dapat melakukan pengaduan terkait jaminan sosial yang bermasalah. Berikut adalah alur pelayanan SLRT
Individu/Keluarga datang ke Kantor Desa bertemu dengan Koordinator Puskesos
menyampaikan keluhan di Front Office Mall Pelayanan Publik
Penanganan layanan keluhan di Front Office Mall Pelayanan Publik
Rujukan ditindaklanjuti oleh manager SLRT
Area kolaborasi/ Stakeholders SLRT meliputi berbagai lapisan organisasi pemerintah daerah