
Pendamping Sosial PKH Kecamatan Gajah (MUSTAGHFIRIN,S.Pd.I,M.Pd) mengikuti pembinaan dan Ramah tamah, Pada hari Senin 14 Maret 2022, Siang berselimut mendung. Kala itu Korkab PKH DEMAK 3 tetap bersemangat memberikan wejangan terkait problematika seputar PKH dan solusi yang menyejukkan. Ramah tamah dibuka oleh Korcam PKH Gajah Ali Mustamar sekaligus memberikan ucapan selamat datang kepada Korkab Demak 3 bertempat di Sekretariat PPKH Kecamatan Gajah. Pada kesempatan ini Korkab Demak 3 (Kundarto,S.Pd) menyampaikan Pembinaan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Pelaksanaan Pertemuan Peningkatan Kemampuan Kelompok (P2K2) adalah Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2) adalah proses belajar secara terstruktur untuk mempercepat terjadinya perubahan perilaku pada KPM PKH. Materi P2K2 wajib disampaikan oleh Pendamping Sosial PKH kepada seluruh kelompok KPM PKH dampingannya dan menjadi salah satu bentuk verifikasi komitmen bagi KPM PKH. Pertemuan kelompok merupakan kegiatan rutin yang difasilitasi oleh pendamping sosial untuk pelaksanaan tugas yang bersifat administratif dan edukatif dengan memberikan informasi terkait tata tertib dan aturan PKH, serta akses terhadap layanan kesehatan, pendidikan dan kesejahteraan sosial sesuai dengan kebutuhan dari KPM PKH. Secara umum P2K2 bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, pemahaman mengenai pentingnya pengasuhan dan pendidikan anak, kesehatan, pengelolaan keuangan, perlindungan anak dan kesejahteraan sosial dalam lingkup keluarga, sehingga mendorong terciptanya percepatan perubahan perilaku. Dilanjut dengan acara inti, mendedah problem seputar peristiwa aktual ke-PKH-an yang sangat ditunggu-tunggu semua pendamping Kecamatan Gajah. Terbukti dengan sikap antusias yang ditunjukan pendamping dalam mengikuti bedah kasuistik korkab, satu demi satu berbalut suasana cair yang tidak membosankan sedikitpun.
Acara dilanjutkan dengan sesi feedback dari pendamping terkait apa yang disampaikan korkab. Tidak hanya itu, segala peristiwa seputar PKH yang mengganjal di benak pendamping satu persatu ditelurkan guna menuju satu muara; solusi yang meneduhkan. Mereka sangat peduli terhadap permasalahan KPM. Mereka sangat membutuhkan pencerahan karena mereka benar-benar mencintai pekerjaanya. Acara diakhiri dengan doa penutup yang semakin mempererat jalin silaturahim antara korkab dan pendamping.
Jaya selalu PKH …
Cintai PKH …
Cintai pekerjaanmu …
“Cintai pekerjaanmu! Mungkin dia tidak bisa membuatmu kaya, namun setidaknya dia bisa menghidupimu.”
















