
Demak, peningkatan kualitas program kerja lembaga Kesejahteraan Sosial Anak LKSA / Panti Sosial Anak Asuh ( PSAA ) Dinsos P2PA Kab Demak Bidang Pemberdayaan Sosial dan Penanganganan Fakir Miskin terbentuklah Forum Panti Asuhan se kabupaten demak periopde 2019-2024 dalam rangka peningkatan pelayanan masyaraklat dalam bidang pemberdayaan kesejahteraan anak anak di kabupaten Demak.

Acara berlangsung 30 Okrober 2019 di gedung IHM Demak, jalan Kyai Turmudi Gang Yudamenggala Bintoro Demak/ Jalan PAM Demak.
Pengukuhan di hadiri Staf Ahli Bupati bidang sosial Kabupaten demak, Sekretaris Dinas Sosial Perlindungan Perempuan dan Perlindungan Anak Drs Muhammad Muzazin, MH Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin H. Asyiqin, S.IP,MM, Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Drs. Muhammad Romli, MM dan Ketua Forum Panti Asuhan Korwil Jawa tengah ,Forkopimda, Kepala Baznas Kabupaten Demak dan Tamu Dinas Instansi terkait.
Panitia penyelenggara Bapak H. Zuhri melaporkan bahwa Pengukuhan pelantikan Forum LKSA ini terbentuk melalui mekanisme dan prosedur AD/ ART LKSA sebelum diadakanya proses pemilihan secara Demokratis dan Transparansi juga dilakukan system pemberdayaan pengurus berdasarkan Program Forum LKSA / PSAA Nasional dengan menjunjung tinggi Sifat Mandiri, Sukarela, Koordinasi aktif, saling kerja sama dalam kegiatan social dan tidak berpolitik praaktis terbuka/ Transparan dalam pengelolaan.

Pengukuhan dan pelantikan ini diikuti 28 Panti Asuhan sekab Demak, dan thema kegiatan “Terwujudnya LKSA/PA menjadi LKSA/PA Profesional” kegiatan ini diisi oleh Narasumber dari Ketua Forum LKSA Jateng Drs Sujadi yang menyampaikan procedural managemen LKSA secara Modern .
Acara dibuka oleh Bupati Demak di wakili Staf Ahli Bidang Sosial beliau menegaskan panti asuhan wajib memiliki standar pelayanan, selain menggunakan majamenen modern juga harus ditopang dengan Sumber Daya Manusia (SDM) yang memadahi. Dengan peningkatan SDM ini, kekurangan yang sering muncul dalam pengelolaan panti asuhan akan dapat teratasi tanpa harus mengandalkan sumbangan dari para donatur.
Beliau menegaskan “Kesan yang sering didengar mengenai panti asuhan selama ini masih identik dengan kekurangan dana dan kumuh. Untuk menghilangkan kesan negatif tersebut, pengelola panti asuhan harus menggunakan manajemen modern” katanya.
“Kalau bicara masalah panti asuhan, kita akui banyak kekurangannya daripada kelebihannya, karena itu pengelolanya dituntut lebih kreatif bagaimana menggali dana. Jika pengelolanya kreatif, maka untuk biaya operasional panti, tidak selalu mengandalkan dari bantuan donatur,”
Untuk membentuk SDM yang memadahi secara sederhana dapat meniru kepemimpinan Rosul, yaitu sidiq (dapat dipercaya), amanah (bertanggung jawab) dan fatonah (cerdas)
usai pengukuhan dan pelantikan diadakanya Bimtek Manajemen LKSA oleh Dinas sosial P2PA dan Korwil LKSA Jawa tengah dan Acara diakhiri hiburan Qosidah modern dengan lagu nada klasih ala Timur Tengah.


