Penyerahan Bantuan Alat Usaha Jaring Pengaman Ekonomi (JPE) Bagi KPM PKH Graduasi, Penyandang Disabilitas Dan Perempuan Rentan Terdampak COVID-19 Kabupaten Demak TAHUN 2020 dilaksanakan hari Rabu tanggal 23 Desember 2020 oleh Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Demak, bertempat di Ballroom Wakil Bupati lt 1 Kabupaten Demak dengan peserta 55 orang KPM PKH Graduasi, Penyandang Disabilitas Dan Perempuan Rentan Terdampak COVID-19.
Acara dimulai dengan mendengarkan lagu Indonesia Raya, diawali dengan Do’a bersama dan Laporan penyelenggara oleh Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Demak (Drs. Eko Pringgolaksito,M.Si). Acara tersebut dilanjutkan dengan penyerahan secara simbolis kepada perwakilan 8 orang oleh Bapak PLH Bupati Demak Drs.H.Joko Sutanto dan memberikan pengarahan kepada peserta bahwa dalam kondisi Covid-19 harus tetap optimis, semangat, kreatif dan sehat. Untuk usaha catering dapat inivasi baru dengan menggunakan HP antroid kita bisa, kesempatan yang luar bisa ini harus dimanfaatkan dengan baik. Kita harus tertib dan disiplin dalam tatanan sekarang ini. Hari ini pemerintah memperhatikan warga masyarakat yang rentan terdampak covid-19. Lewat Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Demak memberikan bantuan alat usaha Jaring Pengaman Ekonomi (JPE) kepada warga yang rentan terdampak covid-19. Diharapkan dengan penyaluran bantuan ini alat usaha untuk kegiatan usaha dari masing-masing panjenengan dapat menjadi solusi kebangkitan usaha.
Narasumber bapak Sekretaris Daerah Kabupaten Demak (dr.Singgih Setyono,MMR) dengan Tema “Menumbuhkan Jiwa Wirausaha dengan Tetap Survive di masa Pandemi”. Dengan bantuan ini dari Dinas Sosial ini rata-rata membuka usaha baru itu yang berhasil hanya 5%, dibandingkan dengan waralaba keberhasilannya sampai 50-60%. Hutang pangkal rekoso, jangan banyak hutang, barang-barang yang ada dirumah yang tidak digunakan dapat dijual untuk melunasi hutangnya terlebih dahulu.
Mengelola keuangan dari Penghasilan dengan bener dan pener adalah
40% untuk membayar/mencicil hutang dari penghasilan apabila tidak mempunyai hutang untuk ditabung.
30% untuk kebutuhan keluarga harian untuk sebulan
10% untuk ditabung dengan dipaksakan
10% untuk kalau ada undangan dll dan kematian
5% untuk saudara dari jauh disiapkan untuk menjamu
5% untuk rekreasi.
Yang terpenting adalah kreativitas/Inovasi (disaat pandemi)
- Lakukan apa saja yang penting halal dan toyiban serta menambah penghasilan/mengurangi pengeluaran
- Cobalah ide-ide (sebelum pandemi) sampai berhasildan layak untuk dijual
- Kumpulkan barang-barang yang masih pantas dipakai untuk dijual (menambah penghasilan)
- Hobi yang selama inisekedar hobi, cobalah untuk ditambah kreativitas agar bisa menambah uang: Jualan kuliner; jualan sepada, motor, mobil; jualan tanah properti; jualan barang-barang bekas.










