Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Demak, Drs. Eko Pringgolaksito,M.Si, melaksanakan launching bantuan sosial program Bantuan sembako tahun 2020. Acara dilaksanakan di Agen Penyalur Sembako Ibu Lindian Rahayu Rizqyana Mojodemak Kecamatan Wonosalam Kabupaten Demak, Senin (15/06/2020).
Hadir dalam kegiatan launching, Camat Wonosalam Dra. Sri Utami, Kabid Dayasos dan PFM Bapak Asyiqin,SIP,MM, Kasi Fakir Miskin Titik Fasanah, Kepala Desa Mojodemak Bapak Sujono Utomo, BRI Cabang Demak Ibu Eliy, Korda Bansos Sembako (Zakkie Nauval Idealima,SH,MH), TKSK Kecamatan Wonosalam Muhammad Saepuri,S.Pd serta undangan lainnya.
Dilaporkan Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Demak, Drs. Eko Pringgolaksito,M.Si, kegiatan launching ini ditujukan untuk mensosialisasikan manfaat bantuan dan perubahan BNPT menjadi Bantuan Program Sembako dengan memperluas jenis komoditi. Drs. Eko Pringgolaksito,M.Si juga sampaikan bahwa Kementerian Sosial RI telah menetapkan 43.850 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kabupaten Demak. Sedangkan untuk peserta launching Program Bantuan Sembako merupakan 30 KPM yang berasal dari Desa Mojodemak Kecamatan Wonosalam Kab. Demak.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Demak, Drs. Eko Pringgolaksito,M.Si, dalam sambutannya bahwa bantuan sembako dalam bentuk BNPT merupakan kelanjutan dari program rakyat yang merupakan upaya pemerintah dalam menjamin terpenuhinya kebutuhan masyarakat kurang mampu. Dijelaskan juga bantuan sosial Kementerian Sosial telah mengalami beberapa perubahan, mulai dari program Raskin sampai menjadi Bantuan Sosial Program Sembako.
Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Demak, Drs. Eko Pringgolaksito,M.Si, berharap Program Batuan Sembako melalui non tunai ini dapat mendorong peningkatan taraf kesejahteraan masyarakat, “Sekaligus menjadi motivasi bagi para keluarga penerima manfaat (KPM) agar senantiasa memiliki orientasi untuk berdikari sejahtera dan tidak selalu bergantung pada bantuan pemerintah”. juga menyampaikan, penambahan jumlah bantuan untuk Bansos Sembako ini, merupakan bentuk respon pemerintah pusat terhadap antisipasi penyebaran wabah virus corona dengan memperkuat daya tahan tubuh melalui asupan gizi atau vitamin bagi masyarakat KPM. Mengakhiri sambutannya, berharap kepada Camat, Kepala Desa, dan Pendamping Bantuan untuk mengawasi dan mengawal Bantuan dengan baik sehingga pelaksanaan program bantuan dapat berjalan sesuai tujuan dan tepat sasaran.






