Demak, sehubungan dengan pelaksanaan kegiatan penguatan kapasitas pendamping sosial kelompok Usaha Bersama ( KUBE ). Kementerian Sosial RI pada Reguler Direktorat Penanganan Fakir Miskin Wilayah II, menghadirkan peserta dari 12 provinsi dan 151 Supervisor Dinas Sosial Kabupaten /Kota dalam rangka penanganan Fakir Miskin dari Pendamping Sosial kelompok usaha bersama ( Kube ) regular tahun 2018 selama 4 ( empat ) hari mulai hari selasa s/d Jumat tanggal 03 s/d 06 September 2019 bertempat di Harris Hotel & Residences Sunset Road, jalan Pura Mertasari Pamongan Kota Denpasar Bali.

Acara dibuka langsung oleh Direktorat Jendral Penanganan Fakir Miskin Kementerian Sosial RI memberi arahan dan menegaskan bahwa kegiatan yg berlangsung selama 4 hari agar dimanfaatkan sebaik-baiknya dan perlu adanya tindakan nyata agar Bupati/ Kota jangan sampai tidak peduli terhadap warga kemiskinan sehingga terjadi istilah Tukiyem dibantu terus diem, harapan kami peran pendamping dan supervisor benar benar mempunyai peran intergritas sehingga program dapat membantu dan mengurangi angka kemiskinan diwilayah daerahnya masing-masing.
Acara pembukaan berlangsung dengan khidmah dihadiri oleh Direktur Penanganan Fakir Miskin Wilayah II, Perum Bulog, Kementerian Koordinator bidang Pembangunan manusia dan Kebudayaan , Tim Nasional percepatan penanggulangan Kemiskinan, kabupaten/ Kota dan Asisten Deputy Pasar Modal dan lembaga Keuangan.
Peserta kegiatan penguatan kapasitas pendamping sosial Kube dimaksud sebelum kegiatan dimulai di harapkan pada saat registrasi menyampaikan kelengakapan dokumen sebagai berikut dengan Membawa bukti laporan pendamping social melalui e-pelaporan mulai bulan januari –Agustus tahun 2019, mengisi imstrumen Usaha Kube melalui model Bisnis oleh pendamping sosial.
Laporan penyelenggara Direktur Jendral PFM Kementerian Sosial RI Bapak DR. Wayan Irawan, dengan laporan bahwa kegiatan penguatan Kapasitas pendamping Sosial Kelompok Usaha Bersama ( KUBE ) tahun 2019 ini sudah dibahas Tingkat Menteri agar KUBE dapat berjalan sesuai mekanisme dan sukses oleh karena itu Marwah KUBE adalah bantuan murni dari Pemerintah melalui APBN, ini semua dalam penyaluran bantuan sosial KUBE dalam ragka peningkatan Kesejahteraan rakyat. Salah satunya selain Dinas sosial kabupaten/ Kota ikut berperan aktif.
Beberapa narasumber Penambahan Modal Usaha KUBE melalui Kredit Usaha Rakyat ( KUR ) diadakanya Dialog Interaktif sekaligus simulasi Usaha pedesaan di perankan pelaku Usaha dan di uji coba jaingan Bisnis baik tantangan kesuksesan dan diberikan motivator agar Usaha dapat tercapai antara lain hasil dari kerja keras dan penuh semangat dengan hasil Musawaroh Mufakat dengan Melibatkan semua Dinas/Instansi terkait.yang sifatnya mengingat semua pihak.
Dibentuk Diskusi pemecahan Masalah dalam penyusunan kesepakatan dengan hasil penyusunan Nota kesepakatan dipandu oleh Direktur Penanganan Fakir Miskin Wilayah II Dr, Wayan Wirawan.


