Ibu Sri Muryanti, KPM PKH Desa Cangkring Rembang Dukuh Wonorenggo Kecamatan Karanganyar. Beliau merupakan KPM PKH kohort 2012 yang memiliki 3 anak, dari ketiga anaknya ada satu anak yang masih termasuk dalam kategori anak sekolah, anak tersebut masih duduk di Sekolah Menengah Atas (SMA). Ibu Sri Muryanti telah menggeluti usaha warung pecel dan berjualan di sekolah tak jauh dari rumahnya, beliau membuka warung tersebut selama 20 tahun.
Dari hasil berjualan tersebut, sedikit demi sedikit Ibu Sri Muryanti mulai menabung dan dapat mencukupi kehidupan sehari-harinya, tentu saja dibantu oleh suaminya meskipun penghasilannya pun pas-pasan karena hanya bekerja sebagai buruh bangunan di perantauan. Dengan telaten, uang yang dikirimkan suaminya dapat digunakan dengan baik bahkan Ibu Sri Muryanti dapat membelikan sepeda motor untuk anak-anaknya.
Selain karena sudah merasa cukup, alasan ibu empat anak ini mundur dari PKH adalah telah mendapatkan warisan dari orang tuanya di Mejobo, Kudus. Ibu Sri Muryanti juga merenovasi rumah dibantu oleh anak-anaknya yang sudah bekerja, meskipun rumahnya belum bertembok, akan tetapi kini sudah lebih baik dari sebelumnya, pun dengan hidupnya saat ini.
Pelajaran yg bisa diambil dari Bu Sri Muryanti adalah dengan usaha keras, gigih serta telaten akan membuahkan hasil yang maksimal, dan yang paling penting adalah bagaimana menumbuhkan kesadaran bahwa dirinya dan hidupnya telah cukup dan mampu meskipun pada kenyataannya masih banyak yang lebih daripada dirinya.

