Razia Anak Pank di Desa Prampelan Kecamatan Sayung

Sayung-Ada laporan dari warga masyarakat, pada hari Selasa tanggal 31 Maret 2020 telah dilaksanakannya Razia anak pank diperkampungan antara TKSK Kecamatan Sayung bersama Babinkamtibmas dan Kepala Desa Prampelan Kecamatan Sayung dalam rangka pencegahan kenakalan anak pelajar, dan selanjutnya dilakukan pembinaan untuk memutus rantai pergaulan yang ada sekarang ini.

Suaminya Penjual Bakso Keliling Sukses Mundur dari PKH

Wonosalam-Graduasi Mandiri Sejahtera atas nama Ibu Sutarti dengan Nomer Peserta 201541000100817 beralamatkan di Desa Kuncir Kecamatan Wonosalam memiliki kategori anak SMP. Ibu Sutarti pada kegiatan pertemuam P2K2 sebelumnya menyatakan keinginan untuk mengundurkan diri dari kepesertaan PKH. Kemudian Pendamping melakukan kunjungan ke rumah KPM. Alasan ibu Sutarti mengundurkan diri adalah merasa sudah mampu, dan ikhlas. Ibu Sutarti bekerja sebagai petani dengan menggarap sawah pribadi seluas 1/4 bau sedangkan suaminya bekerja sebagai penjual bakso keliling. Menurut ibu Sutarti, usaha suaminya lumayan laris sehingga mampu untuk mencukupi kebutuhan keluarga. Ibu Sutarti juga memiliki tanah lain berukuran 8 m X 15 m dan sepeda motor.

Mendapatkan Warisan Sawah Mengundurkan Diri dari PKH

Wonosalam-Pada Kegiatan P2K2 ibu Puji Astutik memiliki katagori anak SMA yang beralamatkan di Desa Kuncir Kecamatan Wonosalm dengan Nomer Peserta  201541000100832 menyatakan kepada Pendamping tentang keinginannya untuk mengundurkan diri dari kepesertaan PKH. Kemudian Pendamping Sosial PKH Kecamatan Wonosalam (Cahya Tri Utaminingsih,S.Psi) melakukan kunjungan ke rumah KPM. Ibu Puji Astutik dan suaminya bekerja sebagai petani dengan menggarap sawah milik mereka seluas 1/2 bau. Sawah tersebut merupakan sawah warisan dari orang tua mereka. Selain itu juga memiliki tanah lain dari hasil warisan orang tua, berukuran 15 m X 12 m. Di sela-sela menggarap sawahnya, ibu Puji Astutik membantu tetangganya berjualan bakso dengan upah Rp. 50.000,-/perhari. Suaminya juga memelihara kambing dengan sistem bagi hasil dengan saudaranya. Ibu Puji Astutik mengaku terbantu dengan adanya PKH, dan apalagi sekarang SPP SMA digratiskan oleh Pemprov Jawa Tengah,  karena merasa mampu ibu Puji Astutik dengan ikhlas mengundurkan diri dari kepesertaan PKH.

Graduasi Mandiri Petani Ibu Zumarotun

Ibu Zumarotun memiliki kategori  anak  SD dan SMA dengan Nomer Peserta 332108017060762  yang beralamatkan Desa Tlogorejo Kecamatan Wonosalam menghubungi Pendamping dan menyatakan keinginannya untuk mengundurkan diri dari Kepesertaan PKH. Ibu Zumarotun dan suaminya bekerja sebagai petani dengan menggarap sendiri sawah mereka seluas 1/2 bau, karena merasa sudah mampu, maka mereka dengan ikhlas mengundurkan diri dari kepesertaan PKH kepada Pendamping Sosial PKH Kecamatan Wonosalam (Cahya Tri Utaminingsih,S.Psi).

Graduasi Mandiri Pemilik Toko Sembako Ibu Titik Salimah

Pada kegiatan P2K2 KPM atas nama peserta Ibu Titik Salimah dengan Nomer Peserta 122000201525765 yang beralamatkan Desa Tlogorejo Kecamatan Wonosalam yang memiliki kategori anak SMP, menyatakan keinginannya untuk mengundurkan diri dari kepesertaan PKH. Kemudian Pendamping Sosial PKH Kecamatan Wonosalam (Cahya Tri Utaminingsih,S.Psi) melakukan kunjungan ke rumah KPM. Ibu Titik Salimah memiliki toko dirumahnya, sedangkan suaminya bekerja sebagai buruh bangunan. Di sela-sela mengurus tokonya, ibu Titik Salimah juga  menggarap sendiri sawahnya. Aset yang dimiliki yaitu sawah pribadi 1/8 bau,  sawah sewa 1/2 bau, tanah lain berukuran 9 m X 12 m serta sepeda motor.

Suami Isteri Petani Mengundurkan Diri dari PKH

Pada kegiatan Pertemuan P2K2 ibu Kalbabriyah mengutarakan niatnya untuk mengundurkan diri dari kepesertaan PKH, kemudian Pendamping Sosial PKH Kecamatan Wonosalam (Cahya Tri Utaminingsih,S.Psi) mengunjungi rumah KPM tersebut untuk melakukan assesment lebih lanjut melalui observasi dan wawancara guna mengetahui apakah KPM masih layak/tidak layak untuk mengundurkan diri dari kepesertaan PKH. Ibu Kalbabriyah dengan alamat Desa Tlogorejo Kecamatan Wonosalam dengan  Nomer Peserta:122000201499393 yang memiliki katagori anak SMA dan suaminya berprofesi sebagai petani. Mereka bekerja keras untuk memperbaiki kondisi ekonominya dan buah kerja kerasnya tidak sia-sia. Sehingga mampu membeli sawah pribadi 1/5 bau, sawah sewa 1/4 bau, sepeda motor dan memiliki tanah lain berukuran 8 m X 20 m. Dengan aset dan penghasilan yang dimilikinya, ibu Kalbabriyah ikhlas mengundurkan diri dari kepesertaan PKH. Dan berharap semoga warga lain yang kondisi ekonomi dibawahnya segera mendapat bantuan Sosial dari Pemerintah.

Suaminya Pengawas Jasa Ekspedisi Mengundurkan Diri dari PKH

Wonosalam-Graduasi Mandiri sejahtera atas nama Ibu Komariyah adalah peserta PKH kohort 2017 dengan Nomer Peserta  332108017060704, beralamatkan Desa Tlogorejo Kecamatan Wonosalam.  Ibu Komariyah berprofesi sebagai Ibu Rumah Tangga sedangkan suaminya berprofesi sebagai pengawas di jasa ekspedisi pengiriman barang. Pada awal menjadi peserta PKH, rumah beliau belum bertingkat. Seiring berjalannya waktu, Ibu Komariyah mampu untuk mendirikan rumah bertingkat. Dengan penghasilan suaminya, Ibu Komariyah merasa cukup untuk kehidupan sehari-harinya, dan memutuskan untuk mengundurkan diri dari kepesertaan PKH kepada Pendamping Sosial PKH Kecamatan Wonosalam (Cahya Tri Utaminingsih,S.Psi).

Koordinasi Pemutahiran Data PKH Tahap 3 Tahun 2020

Kebonagung-Melakukan Koordinasi dengan perangkat Desa Mangunrejo Kecamatan Kebonagung merupakan salah satu tugas proses bisnis pendamping Sosial PKH Kecamatan Kebonagung (Nur Tain,S.Pd.I) , pada hari Selasa 31 Maret 2020  pukul 08.15 Wib. Keperluan meminta SUKET (Surat Keterangan) meninggal dunia KPM PKH, dalam rangka pemutahiran data.

PENYERAHAN KARTU KIS PBI JKN TAHAP 8 KABUPATEN DEMAK

Mranggen-Melakukan pendistribusian PBI APBN Tahap 8 Kabupaten Demak pada hari Senin tanggal 23 Maret 2020 pukul 09.30 WIB, kepada ayahnya Silvia Fitriyani  Rt 03 Rw 04 Desa Karangsono Kecamatan Mranggen oleh pendamping Sosial PKH Kecamatan Mranggen (Dwi Listyowati,S,Si)  bertempat di kantor PKH karena saat didatangi dirumah beliau tidak ada.

Menjaga Kebersihan Perorangan dan Keluarga

Mranggen-Melakukan Pertemuan Kelompok P2K2 pada hari Sabtu tanggal 14 Maret 2020 bertempat dirumah ibu Juminah RW 04 Desa Karangsono Kecamatan Mranggen, ketua kelompok ibu Sanimah yang dihadiri 25 orang KPM.

Dalam melakukan kegiatan tersebut pendamping Sosial PKH Kecamatan Mranggen (Dwi Listyowati,S,Si) menyampaikan materi dengan modul Kesehatan dan Gizi pada sesi perilaku hidup sehat dan bersih. Memotong dan membersihkan kuku,  menggunakan air bersih untuk keperluan mandi, mandi dan membersihkan badan pakai sabun dan cara mencegah penyebaran virus Corona yang saat ini sedang mewabah.

Selain itu, pendamping juga menyampaikan informasi mengenai bantuan sembako dengan perubahan nominal pada bulan Maret s/d Agustus yang awalnya sebesar Rp. 150.000,- menjadi sebesar Rp. 200.000,-.