KEMENTERIAN DESA PDTT RI ADAKAN BIMTEK DESA BERSIH NARKOBA ( DESA BERSINAR ) DI HOTEL ASTON SMG.

Demak, Dalam rangka meningkatkan Kualitas hidup manusia dalam hal penyalahgunaan narkoba harus segera dihentikan dengan cara melakukan pencegahan dan penanganan penyalahgunaan narkoba.

Direktorat Jendral Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat desa pada Direktorat Pelayanan Sosial Dasar Kementerian Desa, Daerah tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia   mulai   tanggal 26 sampai  28 Nopember  2019  bertempat di Hotel Aston Inn Pandanaran Kota Semarang Jl Pandanaran Nomor 40 Semarang  adakan kegiatan pelaksanaan uji coba modul  Bimbingan Teknis Penguatan Kemasyarakatan dalam Perlindungan Sosial diikuti  peserta Dinas Sosial P2PA Kabupaten Demak, Dinas permades P2KB Kab Demak, DKK, Kesbangpol Kab Demak, Dinas pendidikan dan kebudayaan, Kepala Desa Rejosari Karangawen, Kepala Desa Bumirejo, Kepala Desa Brambang, Kepala desa Wringin Jajar, Kepala Desa jamus, Ketrua TP PKK Desa rejosari, Kerua TP PKK Desa Bumirejo, Ketua TP PKK Brambang, Ketua TP PKK Wringin jajar, Ketrua TP PKK Jamus, Ketua Karangtaruna Rejosari, Ketrua Karangtaruna Bumirejo, Ketua Karangtaruna Jamus, TA PSD Kabupaten Demak, Pendamping Desa dan pendamping lokal Desa .

Acara dibuka langsung oleh Kasub dit Linsos  Ir Wahyuni  dalam sambutanya Undang-Undang Desa memandatkan salah satu tujusan pembangunan Desa adalah meningkatkan kualitas hidup manusia, utnuk itu penyalahgunaan narkoba harus segera dihentiksn dengan cara melakukan pencegahan dan penanganan penyalahgunaan narkoba di desa , lebih lanjut beliau menyampaikan Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi melalui Direktorat Jendral Pembangunan dan pemberdayaan Masyarakat Desa bekerjasama dengan Badan Narkotikan Nasional akan memfasilitasi desa agar mampu mencegah dan menangani penyalah gunaan Narkoba, kegiatan ini disebut dengan istilah “ Desa Bersih Narkoba ( Desa Bersinar )

Peserta kegiatan  pelaksanaan Uji Coba Modul Bimbingan Teknis Penguatan kemasyarakatan dalam perlindungan Sosial diberikan panduan fasilitasi Desa bersih Narkoba dibuat sebagai acuan bagi pemerintah daerah Provinsi, pemerintah daerah Kabupaten/ Kota mau[pun pendamping masyarakat Desa dalam memfasilitasi pemerintahan Desa dan masyarakat Desa untuk mampu melakukan pencegahan dan penanganan penyalah gunaan narkoba, panduan memuat prosedur kerja senantiasa bersifat sinergistik lintas pemangku kepentingan sekaligus berfokus pada upaya menumbuhkan sikap kerelawanan dalam diti anggota masyarakat Desa untuk bersedia secara sukarela berpartisipasi dalam beragam kegiatan Desa Bersih Narkoba.

Dalam rangkaian kegiatan pelaksanaan Uji Coba Modul Bimbingan teknis Penguatan kemasyarakatan dalam perlindungan Sosial  diisi  Narasumber Ibu Ir Sri Wahyuni Kebijakan Kementerian desa PDTT tentang dengan penguatan Kemasyarakatan dalam perlindungan Sosial dilanjutkan Pokok Bahasan dan Diskusi 1, 2, 3,4,5,6,7,8,9 oleh Tim Fasilitator  :

Pembahasan dan Diskusi hasil yang diharapkan adalah Masyarakat desa agar mampu mengelola kegiatan Desa bersih Narkoba secara Transpatran, parstisipatif, akuntabel, terpadu dan berkelanjutan dengan berbasiskan pendayagunaan sumberdaya di Desa,Aparatur Sipil negara pemerintah daerah Kabupaten yang memiliki pengetahuan ketrampilan dan sikap yang dibutuhkan dalam memfasilitasi kegiatan Desa bersih Narkoba.

Terwujudnya koordinasi dan kerjasama lintas pemangku kepentingan dalam memfasilitasi kegiatan Desa bersih Narkoba. DESA BERSINAR adalah upaya pencegahan dan penanganan penyalahgunaan narkoba di Desa yang di kelola secara mandiri oleh pemerintah Desa, bersama denga masyarakat Desa

  • Langkah langkah fasiulitasi Desa bersinar meliputi Fasilitasi persiapan Desa Bersinar, perencanaan Desa Bersinar, Pengembangan Kapasitan kelompok masyarakat peduli Desa Bersinar, pencegahan penyalahgunaan Narkoba, penangnan penyalahgunaan narkoba dan fasilitasi berkelanjutan Desa Bersinar.

Penutupan Acara pada tanggal 28 Nopember 2019 jam 12.00 WIB oleh Direktorat Jendral Pembangunan dan pemberdayaan Masyarakat  Desa,

REHABILITASI SOSIAL BERBASIS KELUARGA TERHADAP ANAK JALANAN OLEH DINAS SOSIAL PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK KABUPATEN DEMAK

Rehabilitasi Sosial Berbasis Keluarga Terhadap Anak Jalanan oleh Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kab Demak

 

DEMAK – Kegiatan kunjungan ke rumah eks anak jalanan di Desa Temuroso Kecamatan Guntur pada hari Senin, tanggal18 Nopember 2019. Eks anak jalanan tersebut merupakan satu dari tiga anak jalan yang telah terjaring razia Satpol PP Kabupaten Demak bersama Dinas Sosial P2PA Kabupaten Demak pada tanggal 1 Nopember 2019.

Petugas Satpol PP Kab Demak menyerahkan hasil razia PMKS ke Dinsos P2PA Kab Demak

 

Anak jalanan tersebut oleh Dinas Sosial, P2PA Kabupaten Demak, di assesment dan selanjutnya dibawa dan dilakukan pembinaan dan bimbingan sosial sebagai salah satu bentuk rehabilitasi sosial bagi Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) di UPTD Rumah Pelayanan Sosial. Anak tersebut telah menjalani hidup di jalanan di Kota Demak sekitar 4 bulan. Upaya pembinaan dan pendampingan sosial tersebut dilaksanakan selama 5 hari mulai tanggal 1-5 Nopember 2019.

Pekerja Sosial Dinsos P2PA Kab Demak melakukan assesment terhadap anak jalanan

Setelah dilakukan pembinaan di UPTD Rumah Pelayanan Sosial, orang tua dan pihak pemerintah Desa Temuroso dihubungi pada tanggal 5 Nopember 2019 untuk mengambil dan membawanya kembali ke rumah agar dapat menjalankan fungsi sosialnya dalam keluarga dan lingkungan sekitarnya (masyarakat).

UPTD Rumpelsos menyerahkan anak jalanan kepada orang tua dan Pemerintah Desa Temuroso

 

Setelah eks anak jalanan dibawa dan kembali ke rumah beberapa minggu, Dinsos P2PA Kabupaten melakukan bimbingan lanjut dengan mengunjungi rumah. Kunjungan rumah tersebut dilakukan oleh Kepala Seksi Rehabiltasi Sosial Anak, Lanjut Usia, dan Tuna Sosial pada Bidang Rehabilitasi Sosial pada Dinsos P2PA Kabupaten Demak bersama anggota LK3 Wening Ati Kabupaten Demak yang juga didampingi oleh Perangkat Desa (Bayan) di Desa Temuroso pada tanggal 18 Nopember 2019.

Pegawai Dinsos P2PA Kab Demak berkoordinasi kunjungan rumah eks anak jalanan dengan

Pemerintah Desa Temuroso

Tujuan kunjungan rumah eks anak jalanan adalah mengetahui kondisi perkembangan anak tersebut setelah dikembalikan ke orang tua dalam keluarga, lingkungan sekitar dan masyarakat; memberikan bimbingan lanjut sosial dan mendampingi anak dalam keluarga menjalankan fungsi sosialnya.

 

Ketika dilakukan kunjungan rumah tersebut, kondisi anak eks jalanan dan orang tua bersama keluarga telah mengalami hubungan dan komunikasi yang lebih baik dibandingkan sebelum anak tersebut belum dilakukan rehabilitasi sosial. Eks anak jalanan tersebut telah mau dan memiliki kesadaran untuk hidup bersama keluarga dan masyarakat secara wajar, serta tidak akan mengulangi menjadi anak jalanan.

 

Pegawai Dinsos P2PA dan LK3 Wening Ati melakukan kunjungan rumah eks anak jalanan

di Desa Temuroso

 

KEGIATAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT KEPADA ANGGOTA PRAMUKA PANGKALAN MTS RIYADLOTUL ULUM DESA KUNIR KECAMATAN DEMPET KABUPATEN DEMAK TAHUN 2019

Demak, Rabu 27 November 2019 kegiatan yang diselenggarakan oleh Lembaga LBH Kamila yang dilaksanakan di ruang rapat bidang P2PA pada DINSOS P2PA Kab. Demak yang bertemakan : Simulasi Laporan “ Jika Anak Menjadi Korban Tindak Pidana”. Acara diawsli dengan pembekalan materi dan dilanjutkan simulasi. Pembekalan materi peserta diberikan materi tentang pengertian anak, pengertian ABH yang meliputi anak pelaku, anak korban dan anak saksi serta cara lapor terjadinyatindak pidana. Simulasi laporan tindak pidana, yang dilakukan dengan cara kunjung ke PPT DINSOS P2PA Kab. Demak dan POLRES Demak pada Unit SPKT dan PPA.

TEMU FORUM ANAK JAWA TENGAH TAHUN 2019

Pemerintah Prov. Jawa Tengah melalui Dinas pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Prov. Jawa Tengah bersama UNICEF perwakilan Indonesia. Dalam  rangka memperingati Hari Anak Universal mengadakan  kegiatan Temu Forum Anak se Jawa Tengah Tahun 2019 yang dilaksanakan pada hari Selasa s/d Rabu , Tanggal 19 – 20 November 2019 bertempat di Hotel Azizah Surakarta, Jln. Kapten Mulyadi No. 115, Kedung Lumbu, Kota Surakarta. Dengan peserta 3 orang dari pengurus Forum Anak Kabupaten/Kota.

KEGIATAN BIMBINGAN TEHNIK (BINTEK) PENYEDIA LAYANAN KABUPATEN/KOTA

Kegiatan Bintek ini diselenggarakan tanggal 18 s/d 19 November 2019 di Patra Hotel & Convention Semarang oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Provinsi Jawa Tengah bekerjasama dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia. Acara ini dihadiri oleh 7 (tujuh) Kabupaten/Kota di Jawa Tengah, yaitu : Kabupaten Sragen, Kabupaten Sukoharjo, Kabupaten Kendal, Kabupaten Demak, Kota Semarang, Kabupaten Wonosobo dan Kota Salatiga. Masing-masing Kabupaten/Kota menghadirkan dari unsur, Dinas Sosial, BAPPEDA, SPKT, PPT, Dinas Pemberdayaan Perempuan, SLRT dan Pendamping korban.

Bintek ini bertujuan untuk :

  1. Meningkatkan pemahaman dan pengetahuian SDM Penyedia Layanan dalam penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan, khususnya tentang mekanisme penanganan kasus.
  2. Mensinergikan antara program Sistem Layanan dan Rujukan Terpadu (SLRT) dengan penanganan terpadu bagi perempuan korban kekerasan
  3. Meningkatkan komitmen SDM Penyedia Layanan dalam melakukan pendampingan kepada korban kekerasan.

Diharapkan dengan adanya Bintek ini dapat lebih terjalin koordinasi yang lebih baik, sehingga dalam memberikan pelayanan terhadap korban juga semakin baik.

 

 

KEGIATAN RAPAT TIM SEKRETARIAT PPT TAHUN 2019

DEMAK

Kegiatan Rapat Tim Sekretariat PPT ini diselenggarakan tanggal 13 November 2019 di Dinas DinsosP2PA Kabupaten Demak. Acara ini dihadiri oleh Seluruh Sekretaris Kecamatan (Sekcam) se Kabupaten Demak. Salah satu tujuan dari rapat ini adalah adanya koordinasi antara PPT “Harapan Baru” dengan PPT Kecamatan yang diketuai oleh Sekcam. Rakor ini membahas dan mengevaluasi kinerja PPT Kecamatan selama ini. Kurangnya koordinasi antara PPT Kecamatan dan PPT “Harapan Baru” menjadikan peran PPT Kecamatan belum maksimal dalam menjalankan fungsinya. Dengan adanya rakor ini diharapkan dapat lebih bersinergi antara PPT “Harapan Baru” dengan PPT Kecamatan.

 

PERINGATAN 30 TAHUN KONVENSI HAK ANAK INTERNASIONAL TAHUN 2019

Memenuhi Undangan Memeringati Hari Anak Universal sebagai refleksi atas upaya pemenuhan hak anak berdasarkan Konvensi Hak Anak (KHA). Kabid Bidang P2PA pada DINSOS P2PA Drs. Candra Wijanarko, M.Si menghadiri Peringatan 30 Tahun Konvensi Hak Anak Internasional di Taman Jayawijaya Mojosongo, Jln. Jaya Wijaya No. 75,  Mojosongo, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta pada hari Rabu, 20 November 2019, yang dihadiri Bersama Unicef Perwakilan Indonesia, Pemerintah Kota Surakarta, Lembaga Mitra, Ibu Menteri PPPA, Gubernur Jawa Tengah, Walikota Surakarta dan Forum Anak se Jawa Tengah. Acara utama adalah  Forum Anak berdialog dengan Gubernur Jawa Tengah, Menteri PPPA Republik Indonesia, Walikota Surakarta dan Unicef. Dilanjutkan dengan peresmian monument peringatan 30 tahun KHA dan menanam pohon Bersama oleh Gubernur Jawa Tengah, Menteri PPPA, Walikota Surakarta dan  dari Unicef.

Pelepasan Peserta Acara PKH Jawa Tengah Festival (PKH Jateng Fest) 2019

Pelepasan peserta acara PKH Jawa Tengah Festival (PKH Jateng Fest) 2019 yang diadakan di Gelanggang Olah Raga (GOR) Pandanaran, Kelurahan Wujil, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang oleh Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Demak di halaman kantor dinas (19/11). Kegiatan PKH Jateng Fest 2019 diikuti oleh seluruh SDM PKH sejumlah 196 orang yang terdiri dari Koordinator Kabupaten, Pekerja Sosial Supervisor, Pendamping Sosial, dan Administrator Pangkalan Data.

PKH Jateng Fest terselenggara atas ide dan gagasan dari SDM PKH di Jawa Tengah dengan tujuan utama untuk mempererat hubungan kekeluargaan dan kekompakan antar SDM PKH sehingga terciptanya semangat dan soliditas demi terlaksananya PKH di Jawa Tengah yang lebih baik. Penyelenggaraan kegiatan PKH Jateng Fest juga sebagai wadah untuk mempromosikan produk unggulan KPM dari setiap Kabupaten/Kota; memberikan apresiasi kepada KPM Sejahtera Mandiri; memberikan apresiasi kepada Pendamping yang telah berhasil dalam pemberdayaan KPM; dan menampilkan sumber potensi daerah.

PKH Jateng Fest pertama kali dilaksanakan di Kabupaten Wonosobo pada tahun 2016, di tahun 2017 dilaksanakan di Kabupaten Temanggung, tahun 2018 dilaksanakan di Kabupaten Sragen, dan di tahun 2019 ini, Jateng Fest yang diberikan tema “Pelangi Jawa Tengah” dilaksanakan di Kabupaten Semarang.

Sumber anggaran yang digunakan dalam penyelenggaraan kegaitan ini adalah swadaya dari seluruh SDM Pelaksana PKH se-Jawa Tengah dengan jumlah secara keseluruhan sebanyak 5.295 orang yang terdiri dari unsur Koordinator Wilayah, Koordinator Kabupaten/Kota, Peksos Supervisor, Pendamping Sosial, dan Administrator Pangkalan Data, serta dukungan dari berbagai pihak atas nama sponsor.

PKH Jateng Fest dihadiri oleh 5.330 orang yang terdiri dari Kepala Dinas Sosial atau yang mewakili dari 35 Kabupaten/Kota, SDM Pelaksana PKH se-Jawa Tengah dengan jumlah 5.295 orang yang terdiri dari Koordinator Wilayah sebanyak 5 orang, Koordinator Kabupaten/Kota sebanyak 69 orang, Peksos Supervisor sebanyak 65 orang, Pendamping Sosial sebanyak 4.895 orang, dan Administrator Pangkalan Data sebanyak 261 orang.

KEGIATAN PELAKSANAAN KEBIJAKAN PERLINDUNGAN PEREMPUAN DI DAERAH(PEMBINAAN ORGANISASI WANITA) TAHUN 2019

Kegiatan yang diselenggarakan di Ballroom Ruang Rapat wakil Bupati Lantai 1.  Jl. Kyai Singkil No.7 Demak. Pada hari Rabu 6 November 2019. Dengan peserta Pengurus dan Anggota Dharma Wanita Se Kabupaten   Demak, bersama pendamping unsur pelaksana bidang Ekonomi. Kegiatan yang dibuka secara langsung oleh Ketua Dharma Wanita Kabupaten Demak Ibu Sri Darwati Eko Pringgolaksito, SE yang didampingi oleh ibu penasehat Ibu Eny Joko Sutanto dan Wakil Ketua 3 Ibu Erna Agus Luhur Pambudi menyampaikan tentang isian kegiatan Sosialisasi PUSPAGA dari Dinsos P2PA dengan Tema Implementasi PUSPAGA Melalui 8 Fungsi Keluarga yang  disampaikan oleh Bpk Candra Wijanarko, M. Si; Beliau menyampaikan tentang keberadaan Pusat Pembelajaran Keluarga di Kabupaten Demak yang belum dikenal oleh masyarakat luas Kabupaten Demak; dengan harapan setelah dilaksanakannya kegiatan sosialisasi dengan sasaran Ibu-Ibu anggota Dharma Wanita yang tersebar di seluruh wilayah kabupaten Demak ini mampu menjadi ujung tombak tersebarnya informasi layanan pencegahan terjadinya kekerasan terhadap perempuan dan anak serta pelayanan konsultasi keluarga, konsultasi sebelum pernikahan,pengasuhan anak, dan antisipasi permasalahan – permasalahan Keluarga dan anak.

KEGIATAN SOSIALISASI PUSPAGA TAHUN 2019 DI KODIM 0716 KABUPATEN DEMAK

DEMAK, Kegiatan Sosialisasi PUSPAGA  di Kodim 0716 Kabupaten Demak Tahun 2019, yang diselenggarakan pada hari Minggu, 10 November 2019 di laksanakan di Aula Makodim 0716 Kabupaten  Demak. Jl. Kyai Singkil, Petengan Selatan, Bintoro, Kec Demak Kabupaten Demak. dengan peserta adalah Komandan Rayon Militer dan Babinsa Kabupaten   Demak. Kegiatan yang diawali dengan serangkaian testimoni dalam perekrutan Akseptor baru KB Kontrasepsi Tetap (KONTAP) untuk akseptor laki-laki(MOP) dan Pengalaman menjadi akseptor KONTAP dalam rangka mewujudkan kesejahteraan keluarga . Dilanjutkan dengan Pengarahan yang  disampaikan oleh Komandan KODIM 0716 Kabupaten Demak. Pemateri Sosialisasi Puspaga dari Dinsos P2PA dengan Tema Implementasi Puspaga Melalui 8 Fungsi Keluarga dan Pola Asuh Anak Dalam Keluarga disampaikan oleh Bpk Candra Wijanarko, M. Si; Beliau menyampaikan tentang keberadaan Pusat Pembelajaran Keluarga di Kabupaten Demak yang belum dikenal oleh masyarakat luas Kabupaten Demak; dengan harapan setelah dilaksanakannya kegiatan sosialisasi dengan sasaran Komandan Rayon Militer dan Babinsa se Kabupaten Demak ini mampu menjadi ujung tombak tersebarnya informasi layanan pencegahan terjadinya kekerasan terhadap perempuan dan anak serta pelayanan konsultasi keluarga, konsultasi sebelum pernikahan,pengasuhan anak, dan antisipasi permasalahan – permasalahan Keluarga dan anak menuju Masyarakat Demak sejahtera lahir dan batin.