PENCANANGAN KAMPUNG KB DAN HKG-PKK-KB-KES BERSAMAAN DENGAN PENANDATANGANAN DEKLARASI PENCEGAHAN PERKAWINAN ANAK DI DESA JATIMULYO KECAMATAN BONANG KABUPATEN DEMAK TAHUN 2019

Acara Pencanangan Kampung KB dan HKG-PKK-KB-KES Bersamaan Dengan Penandatanganan Deklarasi Pencegahan Perkawinan Anak Di Desa Jatimulyo Kecamatan Bonang Kabupaten Demak Tahun 2019. Diselenggarakan pada hari Rabu, Tanggal 30 Oktober 2019 Pukul 09.00 WIB, dengan tamu undangan Bupati Kab. Demak, Sekretaris Daerah Kab. Demak,  Kepala DP3AKB Provinsi Jawa Tengah, Kepala DINSOS P2PA beserta Kepala Bidang P2PA Kasi serta Staf, Kepala Dinpermades P2KB, DKK, Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Tengah, Dandim 0716/Demak, Kapolres Demak, OPD terkait, Perangkat Daerah, Tim Penggerak PKK Kabupaten Demak ,Perwakilan  Kecamatan , Perangkat Desa, Bidan Desa dan Warga Jatimulyo Kec. Bonang Kabupaten Demak. Dengan jumlah keseluruhan sekitar 500 orang. Acara pencanangan kampung KB CoE dimulai dengan pemotongan pita di gapura masuk kampung KB, dilanjutkan dengan kunjungan ke rumah data kampung KB, pengenalan kelompok tribina yang terdiri dari bina keluarga balita (BKB), bina keluarga remaja (BKR), dan bina keluarga lansia (BKL). Kemudian kunjungan selanjutnya adalah lokasi pelayanan KB yang bertempat di PKD Desa Jatimulyo,Di lanjutkan ke lokasi bazar yang memperkenalkan produk-produk unggulan dari masing-masing desa se-kecamatan Bonang dan terakhir kunjungan ke SD Negeri Jatimulyo yang merupakan nominator lomba Adiwiyata tingkat provinsi Jawa Tengah. Acara inti dari kegiatan ini adalah pencanangan Kampung KB percontohan yang ditandai dengan pergantian nama kampung KB dari nama Gurit Wetan menjadi Kampung KB CERIA (Cerdas, Energik, Ramah, Inovatif, dan Amanah). Sebagai kampung KB percontohan diharapkan Kampung KB ceria bisa menjadi role model atau contoh untuk program kampung KB di wilayah kabupaten Demak. Ketua panitia Nani Amrin Singgih, SKM., M.Kes. menyampaikan, pencanangan tersebut bertujuan untuk meningkatkan cakupan pelayanan yang merata, upaya kesehatan lingkungan di rumah dan pemukiman yang bersih dan sehat serta berkualitas dalam program pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga (PKK) Kependidikan, Keluarga Berencana Dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) dan kesehatan. Selain itu juga untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di tingkat kampung atau yang setara melalui program KKBPK serta pembangunan sektor terkait lainnya dalam mewujudkan keluarga kecil yang berkualitas.  Disamping acara Pencanangan Kampung KB juga diisi dengan kegiatan lain seperti deklarasi Stop Perkawinan Dini,  Penyerahan Kartu Identitas Anak (KIA), Penyerahan Sertifikat Kepada Warga Masyarakat Jatimulyo, dan peringatan hari kesatuan gerak TP PKK kabupaten Demak (HKG) ke-47 tahun. Kegiatan ini didanai dari dana APBD Provinsi Jawa Tengah, APBD Kabupaten Demak, dan dana APBDES desa Jatimulyo.

Dilanjutkan dengan Penandatanganan Stop Pencagahan Perkawinan Anak. Pemerintah Kabupaten Demak berkomitmen mencegah terjadinya perkawinan di bawah umur. Bupati Demak HM. Natsir yang hadir pada kesempatan tersebut mengatakan, pernikahan di usia yang terlalu dini, akan menimbulkan dampak yang luas. Jika dilihat dari sisi kesehatan, perempuan yang menikah terlalu dini sangat rentan terhadap penyakit reproduksi. Begitupula dari sisi Psikologis. Pasangan usia dini lebih rentan terjadi konflik yang dikarenakan emosi yang masih labil. “Tepat kiranya melalui deklarasi pencegahan perkawinan anak yang masih di bawah umur ini guna menyiapkan generasi berencana untuk masa depan yang sehat dan sejahtera,”.

Bantuan KUBE Motor VIAR

KUBE “PEMUDA KARYA BAHARI” BABALAN
TERIMA BANTUAN RODA TIGA VIAR

Demak, Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak pada hari Rabu tanggal 05 Nopember 2019 jam 13.30 WIB serahkan Kendaraan Tiga Dua Viar kepada KUBE ( Kelompok Usaha Bersama ) Pemuda Karya bahari Desa babalan kecamatan Wedung Kabupaten Demak penyerahan tersebut diterima langsung Muhammad Aklis selaku Ketua Kube Pemuda Karya bahari disaksikan anggotanya Mukari. berlangsung di Aula Gedung Pertemuan Dinas Sosial Pemberdayaan perempuan dan Perlindung Anak ( P2PA ) Jalan Kyai Singkil Nomor 42 Demak.
Sebelum serah terima dilakukan penanda tanganan berita acara oleh Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial Penanganan Fakir Miskin dan disaksikan Kasi Penanganan Fakir Miskin dan Kasi pemberdayaan Potensi dan Sumber Kesejahteraan Sosial dan Staf Dayasos Penanganan Fakir Miskin .
Dalam pengarahanya Kabid Dayasos penanganan Fakir Miskin bahwa berdasarkan Peraturan Bupati Demak Nomor 45 tahun 2017 tentang pedoman pemberian hibah dan bantuan Sosial yang bersumber dari APBD Kabupaten Demak, dan sebagaimana perubahan peraturan Bupati Demak Nomor 54 tahun 2019 tentang perubahan atas peraturan Bupati Demak dimaksud.

Selain itu juga didukung Dokumen Pelaksanaan anggaran Dinas Sosial pemberdayaan Perempuan dan perlindungan anak tahun perubahan 2019 Nomor rekening 1.06.1.06.01.15.03 kegiatan fasilitasi managemen Usaha bagi keluarga Miskin, senilai Rp 26.200.000,-pembelianya meleui prosecing E.Katalog senilai 24.858.329 oleh karena itu bantuan dimanfaatkan sebaik-baiknya agar bantuan dan bermakna dan bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Demak.
Dalam penjelasanya ketua Kube Pemuda karya Bahari Motor Roda Tiga VIAR ini diperuntukan usaha jasa pengangkutan Garam dari Tengkulak ke Pangkalan Garam Terminal Kedungmutih,
Ketua Kelompok Usaha Bersama menyampaikan Kube ini anggotanya 10 orang dengan jasa angkutan garam perkwintal 5.000 sampai 10.000, sehari perolehan sehari mulai jam 06,00 sampai 16,00 dapat mencapai 8 Ton. Menurut nya diakui jasa angkut yang ada di Desa Babalan ada 7 Kelompok,semua masih manual atau tradisional maka dengan ucapan banyak terima kasih kepada Kepala Dinas Sosial P2PA mudah-mudahan bantuan ini menjadikan 6 kelompok lain dapat meniru dan menghungi Kepala desa yang bersangkutan sehingga Kube Jasa anggkutan Garam bernar dapat bekerja maksimal demi kesejahteraan peningkatan ekonomi dan meningkatkan penghasilan sehingga benar benar bantuan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya “ akunya.

BULAN BAKTI KARANGTARUNA KEC WONOSALAM ADAKAN PEMUDA BERSHOLAWAT

Demak, Meningkatkan nilai keagamaan dan mental spiritual salah satu misi Karangtaruna guna peningkatan kualitas akhlakul karimah yaitu menciptakan generasi penerus masa depan depan Bangsa negara dan Agama , Hal itu disampaikan KH. Nur Abidin dari Grogol Guntur Jawa Tengah dalam tausiahnya dalam rangka    Bulan Bhakti Karangtaruna Kecamatan Wonosalam  Pemuda berSholawat Sabtu ( 02/11/2019 ) bertempat di Halaman SD Negeri Karangrowo  Wonosalam berlangsung sangat Hidmat, tertib dan Aman.

Acara dialunkan  Hadlroh  pemuda Karangtaruna  oleh Habib Shodiq bin Syamani dari jepara Jateng diikuti Forkopimcam ( Camat, Kapolsek , Danramil),  Dinas Sosial Perberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak ( Dinsos P2PA) Kepala Desa Karangrowo beserta jajaranya , Ketua Karangtaruna Kabupaten Demak, Banser, Ansor beserta Pemuda Masjid Dilingkungan Karangrowo dan desa lempuyang adapun masa yang hadir kurang lebih 3000 orang dari berbagai unsur masyarakat.

Panitia penyelenggara Pemuda Bersholawat  menyampaikan kegiatan ini dimaksudkan untuk memperat tali silaturrahmi , tali persaudaraan antara pemuda pemudi, mengingat karangtaruna merupakan wadah organisasi dalam  pengembangan inovasi kreatifitas pemuda,

kegiatan ini berlangsung sukses tidak lepas bantuan moril sprituil dari warga masyarakat “ Katanya.

Kabid Dayasos dan Pengangan Fakir Miskin dalam sambutanya  mengharapkan jagalah persatuan dan Kesatuan  dalam mempererat tali persaudaraan antara Pemuda pemudi ciptakan  pertemuan rutin sebagai wahana musyawarah anggota 1 bulan sekali untuk meningkatkan partisipasi pemuda dalam kegiatan yang bermanfaat, jadilah pemuda yang sukses selalu koordinasi, konsultasi dan komunikasi dengan kepala Desa, Camat, Bupati tokoh masyarakat dan stakeholder yang lain agar benar benar Karangtaruna Desa Karangrowo Karangtaruna kecamatan Wonosalam terwujud sesuai dengan Visi dan Misinya  oleh karena itu diharapkan pemuda dapat menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan harmonis “ pintanya.

RAKOR TIM FSVA 2019 KAB DEMAK

Demak, Dalam rangka pelaksanaan penyusunan peta ketahanan pangan dan kerentanan Pangan / Food Security and vulnerability Atlas ( FSVA) Tahun 2019 di Kabupaten Demak  pada hari Jumat 01 Nopember 2019 di ruang Pertemuan Dinas pertanian dan Pangan kabupaten Demak  jam 13.00 sampai selesai telah berlangsung pembahasan Ketersediaan informasi ketahanan pangan yang  akurat, komprehensif, dan tertata dengan baik sangat penting untuk mendukung upaya pencegahan dan penanganan kerawanan pangan dan gizi, karena dapat memberikan arah dan rekomendasi kepada pembuat keputusan dalam penyusunan program, kebijakan, serta pelaksanaan intervensi di tingkat pusat dan daerah.

Dalam Diskusi tersebut telah dihadirkan Tim dari Dinas Sosial Pemberdayaan perempuan dan Perlindungan Anak ( Dinsos P2PA ), Dinas kesehatan Kabupaten ( DKK Kab Demak ) dan BPS Kab Demak serta Dinas perhubungan Kabupaten Demak   Dinas Instansi terkait, telah disepakati bahwa Rakor ini berdasarkan Penyediaan informasi  diamanahkan dalam UU No 18/ 2012 tentang Pangan dan PP No 17/2015 tentang Ketahanan Pangan dan Gizi yang mengamanatkan Pemerintah dan Pemerintah Daerah sesuai dengan kewenangannya untuk membangun, menyusun, dan mengembangkan Sistem Informasi Pangan dan Gizi yang terintegrasi.

Hasil analisis para Tim FSVA Tahun  2019 dan dibuktikan data Empiris bahwa  menunjukkan bahwa dari 243 desa 6 kelurahan yang ada di Kabupaten Demak maka didapatkan 5 desa (Prioritas 1), 12 desa (Prioritas 2), 32 desa (Prioritas 3), 71 desa (Prioritas 4), 71 desa (Prioritas 5) dan 71 desa (Prioritas 6).

Desa rentan terhadap kerawanan pangan prioritas 1 terdapat di wilayah Kecamatan Wedung (Desa Babalan), Kecamatan Bonang (Desa Morodemak), Kecamatan Karangtengah (Desa Tambakbulusan), Kecamatan Sayung (Desa Bedono) dan Kecamatan Mijen (Desa Rejosari).

Peningkatan penyediaan pangan di daerah non sentra produksi dengan mengoptimalkan sumberdaya pangan lokal.

Menahan laju alih fungsi lahan pertanian dan mengembangkan irigasi teknis pada sawah tadah hujan untuk meningkatkan produksi dan produktifitas komoditas pertanian.

Penanganan kemiskinan melalui peningkatan penanganan penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) melalui pemberian jaminan, perlindungan dan rehabilitasi sosial bagi PMKS, penguatan tenaga kesejahteraan sosial kecamatan (TKSK), potensi sumber kesejahteraan sosial (PSKS) dan peningkatan peran masyarakat serta swasta;

Peningkatan akses air bersih melalui penyediaan fasilitas dan layanan air bersih; Penyediaan dan pemerataan tenaga kesehatan yang memadai.

Acara diakhiri dengan diadakanya Monitoring dan Evaluasi dari hasil Rakor dengan menunggu pemberitahuan lebih lanjut.

Hj ISTIQOMAH, S.Pd KETUA FORUM PANTI ASUHAN PERIODE 2019-2024 KAB DEMAK

Demak, peningkatan kualitas program kerja lembaga Kesejahteraan Sosial Anak LKSA / Panti Sosial Anak Asuh ( PSAA ) Dinsos P2PA Kab Demak  Bidang Pemberdayaan Sosial dan Penanganganan Fakir Miskin  terbentuklah Forum Panti Asuhan se kabupaten demak periopde 2019-2024 dalam rangka peningkatan pelayanan masyaraklat dalam bidang pemberdayaan kesejahteraan anak anak di kabupaten Demak.

Acara berlangsung 30 Okrober 2019  di gedung IHM Demak, jalan Kyai Turmudi Gang Yudamenggala Bintoro Demak/ Jalan PAM Demak.

Pengukuhan  di hadiri Staf Ahli Bupati bidang  sosial Kabupaten demak,  Sekretaris Dinas Sosial Perlindungan Perempuan dan Perlindungan Anak Drs Muhammad Muzazin, MH  Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin H. Asyiqin, S.IP,MM, Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Drs. Muhammad Romli, MM  dan Ketua Forum Panti Asuhan Korwil Jawa tengah ,Forkopimda, Kepala Baznas Kabupaten Demak dan Tamu Dinas Instansi terkait.

Panitia penyelenggara  Bapak H. Zuhri  melaporkan bahwa Pengukuhan pelantikan Forum LKSA ini terbentuk melalui mekanisme dan prosedur AD/ ART LKSA sebelum diadakanya proses pemilihan secara Demokratis dan Transparansi juga dilakukan system pemberdayaan pengurus berdasarkan Program Forum LKSA / PSAA Nasional dengan menjunjung tinggi Sifat Mandiri, Sukarela, Koordinasi aktif, saling kerja sama dalam kegiatan social dan tidak berpolitik praaktis terbuka/ Transparan dalam pengelolaan.

Pengukuhan dan pelantikan ini  diikuti 28 Panti Asuhan sekab Demak, dan thema kegiatan “Terwujudnya LKSA/PA menjadi LKSA/PA Profesional” kegiatan ini diisi oleh Narasumber dari Ketua Forum LKSA Jateng Drs Sujadi  yang menyampaikan procedural managemen LKSA secara Modern .

Acara dibuka oleh Bupati Demak di wakili Staf Ahli Bidang Sosial  beliau menegaskan   panti asuhan wajib memiliki standar pelayanan, selain menggunakan majamenen modern juga harus ditopang dengan Sumber Daya Manusia (SDM) yang memadahi. Dengan peningkatan SDM ini, kekurangan yang sering muncul dalam pengelolaan panti asuhan akan dapat teratasi tanpa harus mengandalkan sumbangan dari para donatur.

Beliau menegaskan “Kesan yang sering didengar mengenai panti asuhan selama ini masih identik dengan kekurangan dana dan kumuh. Untuk menghilangkan kesan negatif tersebut, pengelola panti asuhan harus menggunakan manajemen modern” katanya.

“Kalau bicara masalah panti asuhan, kita akui banyak kekurangannya daripada kelebihannya, karena itu pengelolanya dituntut lebih kreatif bagaimana menggali dana. Jika pengelolanya kreatif, maka untuk biaya operasional panti, tidak selalu mengandalkan dari bantuan donatur,”

Untuk membentuk SDM yang memadahi secara sederhana dapat meniru kepemimpinan Rosul, yaitu sidiq (dapat dipercaya), amanah (bertanggung jawab) dan fatonah (cerdas)

usai pengukuhan dan pelantikan diadakanya Bimtek Manajemen LKSA oleh Dinas sosial P2PA dan Korwil LKSA Jawa tengah dan Acara diakhiri hiburan Qosidah modern dengan lagu nada klasih ala Timur Tengah.

SOSIALISASI APLIKASI PERENCANAAN DAN PENGANGGARAN RESPONSIF HAK ANAK (PPRHA) BERBASIS WEBSITE PROVINSI JAWA TENGAH TAHUN 2019

Memenuhi undangan Kasi KHPK Bidang P2PA pada DINSOS P2PA Kab. Demak Rahayu Puji Lestari, S. SiT ,Kegiatan Sosialisasi Aplikasi Perencanaan dan   Penganggaran Responsif Hak Anak (PPRHA) Berbasis Website Provinsi Jawa Tengah Tahun 2019 yang diselenggarakan dua hari kamis – jum’at tanggal 24-25 Oktober 2019  bertempat di New Metro Hotel, Jl. Haji Agus Salim No.2-4 Semarang. Kegiatan yang diikuti oleh 35 Kabupaten/Kota dengan peserta 1(satu) orang dari unsur Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dan 1 (satu)orang dari unsur Bappeda dan berjumlah 70 orang. Acara di buka secara langsung oleh Sekdin DP3AP2KB Provinsi Jawa Tengah, dilanjutkan dengan materi yang disampaikan oleh Ari Yeppi Kusumawati , SE,M.SI (Fasilitator Nasional SPA ) tentang Perencanaan Responsif Anak Dan Peran PPRH Dalam Meningkatkan Capaian KLA, Bapak Puji Harto tentang Analisis Penganggaran Responsif Anak dan Muhammad Tarom, Se ( Tim Penyusun Panduan PPRA Prov. Jawa Tengah ) membahas tentang Mekanisme Pengisian Lembar Kerja PPRHA . Hari ke dua  membahas tentang review simulasi / praktek input aplikasi, penyajian data dan analisa PPRHA di daerah dan rencana tindak lanjut.

Penjaringan / Razia kerjasama dengan Satpol PP

Kamis 24 Oktober 2019, Bidang Rehabilitasi Sosial pada Dinsos P2PA Kab. Demak mengadakan Penjaringan/Razia kerjasama dg Satpol PP..
Razia di depan Pendapa Kabupaten Demak dan di trafic light Trengguli..
hasilnya ada :
– 8 anak punk ( 7 laki-laki & 1 perempuan)
– 5 orang PGOT  (pengemis, glandandangan, orang terlantar)
– 2 ODGJ (orang dengan gangguan jiwa)

Setelah dilakukan pendataan dan pembinaan, dikirim di UPTD Rumpelsos untuk di Asesment lanjutan, kemudian dikirim kepada keluarga atau dirujuk ke Panti yg sesuai.


Harapannya Semoga Kab.Demak semakin tertata dan nyaman

Pemberian Bantuan Bencana Rumah Kebakaran di Desa Blerong Kec. Guntur

DEMAK- Pelaksanaan Pemberian bantuan kepada warga masyarakat yang terkana Bencana kebakaran pada tanggal 4 Oktober  2019 jam 05.45 WIB Rumah Milik Bapak SUTRISNO  Desa Blerong Rt 07 Rw 03 Kecamatan Guntur Kabupaten Demak dikarenakan hubungan arus pendek listrik.

Pemberian bantuan kepada  Bapak SUTRISNO  Desa Blerong Rt 07 Rw 03 Kecamatan Guntur dilaksanakan tanggal 16 Oktober 2019 oleh Tim Kebencanaan Kabupaten Demak. Tim Kebencanaan dari Kabupaten Demak yang terdiri dari BPBD, Dinsosp2pa, Baznas dan PMI.

Pemerintah Daerah Kabupaten Demak melalui Tim Kebencanaan ini memberikan bantuan kepada Bapak SUTRISNO  Desa Blerong yang terkena musibah rumahnya terbakar untuk meringankan beban yang diderita agar tidak terpuruk dan dapat bangun kembali dari ujian Allah, semoga dapat cepat membangun rumahnya kembali atau mendapatkan bantuan dari Kecamatan, Desa Kangkung dan warga lainnya.

Sedangkan bantuan yang diberikan dari Tim Kebencanaan Kabupaten Demak berupa Uang, sembako, peralatan sandang, peralatan sholat dan peralatan tidur tersebut, dapat meringankan beban Bapak SUTRISNO.

Bantuan Logistik Ringankan Beban Korban Kebakaran Kecamatan Karangawen

DEMAK- Pelaksanaan Pemberian bantuan logistik kepada warga masyarakat yang terkana Bencana kebakaran pada tanggal 7 Oktober 2019 jam 12.00 WIB sebanyak 2 rumah yaitu Rumah Milik Bapak MASYULI dan Ibu KASMAH dan  Dukuh mbuweh Desa Rejosari Rt 03 Rw 18; pada tanggal 10 Oktober 2019 jam 16.45 WIB Rumah Milik Bapak BUSAIRI Dukuh Panjen Desa Kuripan Rt 01 Rw 02; dan Rumah Milik Bapak ROHMAT Dukuh Katong Wetan Desa  Pundenarum Rt 03 Rw 12 Kecamatan Karangawen  Kabupaten Demak dikarenakan hubungan arus pendek listrik.

Pemberian bantuan kepada Bapak MASYULI dan Ibu KASMAH dan  Dukuh mbuweh Desa Rejosari Rt 03 Rw 18, Bapak BUSAIRI Dukuh Panjen Desa Kuripan Rt 01 Rw 02; dan Bapak ROHMAT Dukuh Katong Wetan Desa  Pundenarum Rt 03 Rw 12 Kecamatan Karangawen  Kabupaten Demak dilaksanakan tanggal  16 Oktober 2019 oleh Tim Kebencanaan Kabupaten Demak, yang disaksikan Sekretaris Kecamatan, Koramil, Polsek Kecamatan Karangawen dan Kepala Desa. Tim Kebencanaan dari Kabupaten Demak yang terdiri dari BPBD, Dinsosp2pa, Baznas dan PMI.

Dalam kesempatan ini Kepala Bidang Linjamsos pada Dinsosp2pa Kabupaten Demak (TITIK BUDIYANTI,SH,MH) menyampaikan bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Demak melalui Tim Kebencanaan ini memberikan bantuan kepada Bapak MASYULI dan Ibu KASMAH; Bapak BUSAIRI dan Bapak ROHMAT yang terkena musibah rumahnya terbakar untuk meringankan beban yang dideritanya agar tidak terpuruk, tabah dan dapat bangun kembali dari ujian Allah, semoga dapat cepat membangun rumahnya kembali atau mendapatkan bantuan dari Kecamatan, Desa dan warga lainnya yang berempati.

Sedangkan bantuan yang diberikan dari Tim Kebencanaan Kabupaten Demak berupa Uang, sembako, makanan siap saji, peralatan sandang dan peralatan tidur tersebut, dapat meringankan beban Bapak MASYULI dan Ibu KASMAH; Bapak BUSAIRI dan Bapak ROHMAT.

SELEKSI ADMINISTRASI EVALUASI IMPLEMENTASI GERAKAN SAYANG IBU DAN BAYI ( GSIB ) PROVINSI JAWA TENGAH TAHUN 2019

Memenuhi undangan berdasarkan hasil seleksi tahap 1 administrasi yang telah dilaksanakan oleh Tim Seleksi Evaluasi Implementasi GSIB Tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2019. Kabupaten Demak lolos seleksi administrasi tahap 1 dan melanjutkan seleksi administrasi tahap ke 2, yang dilaksanakan di  Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Pengendalian Pendududuk dan Keluarga Berencana Prov. Jawa Tengah pada hari Jum’at, tanggal 18 Oktober 2019, jam 09.00. 10.30 WIB  bertempat di  Aula Parahita, lantai 3 DP3AP2KB Prov. Jawa Tengah. Jl. Pamularsih No. 28 Semarang. Peserta yang hadir Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DINSOS P2PA) Kab. Demak, Ketua TP. PKK , Kepala Desa/Lurah Pilangrejo Kec. Wonosalam dan Tim Sekretariat GSIB Kab. Demak. Kegiatan yang di buka secara langsung oleh Tim Penilai  Evaluasi Implementasi GSIB Prov. Jawa Tengah dan dilanjutkan dengan penilaian  administrasi tahap 2 yaitu  paparan dari Kepala DINSOS P2PA Kab. Demak Drs. Eko Pringgolaksito, M.Si memaparkan  mengenai upaya Penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB). Kemudian dilanjutkan  dengan sesi tanya jawab oleh tim penilai.